Dominasi Mulai Terancam Aprilia, Bos Beri Kode Keras Buat Para Insinyurnya

By , Jumat, 24 Juli 2026 | 16:30 WIB

Marc Marquez (https://www.ducati.com/)

GridOto.com - Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, berharap para insinyurnya segera melakukan peningkatan pada motor mereka demi menjaga asa di paruh kedua MotoGP 2026.

Seperti diketahui, era dominasi pabrikan asal Italia tersebut mulai mendapat perlawanan sengit di musim 2026, setelah Aprilia tampil sangat tangguh sepanjang paruh pertama musim.

Meski begitu, Ducati tetap berada dalam jalur perebutan gelar di 11 seri pertama.

Marc Marquez bahkan berhasil memangkas jarak dari yang semula tertinggal 102 poin usai GP Mugello, hingga kini hanya berjarak 18 poin dari pembalap Aprilia, Jorge Martin, di penghujung paruh pertama musim.

Sementara itu, pembalap tim VR46, Fabio Di Giannantonio, berada di posisi kelima dengan selisih 24 poin, sedangkan Pecco Bagnaia tertinggal 65 poin.

Saat diwawancarai situs resmi MotoGP di Jerman, Tardozzi berharap Ducati bisa membuat lompatan performa pada motor GP26 di sisa musim ini.

"Saya rasa kepercayaan yang kami miliki pada para pembalap, serta kepercayaan mereka kepada Gigi Dall’Igna dan tim teknis Ducati Corse, menjadi alasan utama saya tetap optimistis," ujar Tardozzi menukil Crash.

Baca Juga: Bursa Panas Pembalap MotoGP 2027, Bagnaia Membelot ke Aprilia dan Quartararo ke Honda

"Hubungan di dalam tim sangat erat. Kepercayaan inilah yang akan menjadi pembeda di masa mendatang. Saya sangat berharap para insinyur kami bisa segera memberikan sesuatu untuk meningkatkan performa motor." ujarnya.

Mengevaluasi perjalanan Ducati sejauh ini, Tardozzi menambahkan kalau paruh pertama musim ini naik turun bagi timnya.

Ia mengakui kalau memulainya kurang mulus karena beberapa insiden kecelakaan.

Bahkan disebut Pecco juga sempat belum tampil maksimal.