Meski sempat menorehkan angka penjualan yang cukup menjanjikan di tahun pertama peluncurannya, penerimaan masyarakat terhadap Nouvo perlahan mulai menurun.
Sebagai gambaran, di tahun pertamanya Nouvo bisa mencetak angka 22.575 unit, tapi kemudian melorot menjadi 15.664 unit (2003) dan 10.978 unit (2004).
Kondisi tersebut diperparah oleh hadirnya sang adik kandung, Yamaha Mio, pada akhir tahun 2003.
Dimensi Mio yang jauh lebih mungil, deknya rata sehingga lebih ramah untuk pengendara wanita ternyata cepat mencuri perhatian publik dan mendominasi penjualan pasar.
Kalah pamor dan tergeser oleh kepopuleran sang adik yang meroket tajam, Yamaha pun coba menyegrakan Nouvo dengan memproduksi Nouvo Z di 2005.
Nouvo Z punya bodi yang lebih sproti dan futuristik, agak beda karakternya dari Nouvo.
Yamaha juga menambah sedikit teknologi pada sektor mesin, yaitu pada karburator dengan sistem choke otomatis dan AIS pada saluran gas buang.
Begitupun dengan urusan kaki-kaki, Yamaha menggantikan pelek jari-jari dengan pelek cast wheel palang 5 yang lebih sporty.
Namun demikian, matic ini masih tetap saja kalah pamornya dengan Mio, hingga perjalanannya harus berakhir ketika pabrikan memutuskan untuk menyuntik mati produksinya pada tahun 2007.
Sobat GridOto punya kenangan apa dengan Nouvo atau Nouvo Z?