Cegah Mesin Loyo, Ini Komponen yang Wajib Dicek Rutin Usai Tenggak B50

By , Jumat, 24 Juli 2026 | 19:00 WIB

Pengujian Biodiesel atau Solar B50 pada Isuzu D-Max (Dok. ESDM)

GridOto.com - Tak hanya perlu penyesuaian dari sisi bahan bakar, penggunaan Biosolar B50 juga berefek ke perawatan kendaraan diesel.

Pemilik kendaraan pun kini disarankan lebih memperhatikan kondisi sejumlah komponen sistem bahan bakar, terutama di awal penggunaan B50.

Iwan, pemilik bengkel mobil Iwan Motor, Solo, mengatakan komponen yang paling berisiko terdampak saat awal penggunaan B50 adalah filter bahan bakar atau fuel filter.

"Komponen yang perlu mendapat perhatian adalah fuel filter karena paling berisiko menangkap endapan yang terlepas," kata Iwan menukil Kompas.com, Kamis (23/7/2026).

Selain fuel filter, beberapa komponen lain juga perlu diperiksa secara berkala untuk memastikan sistem bahan bakar tetap bekerja optimal.

"Saluran bahan bakar, water separator, pompa bahan bakar, dan injektor juga sebaiknya diperiksa secara berkala untuk memastikan tidak ada penyumbatan," kata Iwan.

Baca Juga: Mulai 1 Oktober 2026, Solar B50 Sudah Resmi Dijual di SPBU Seluruh Indonesia

Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting karena B50 memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan solar dengan campuran biodiesel yang lebih rendah.

"Sifat B50 ini lebih tinggi penyerapan residu yang lama tertinggal di dalam sistem bahan bakar. Jadi, kotoran-kotoran yang menempel akan ikut larut di dalam bahan bakar," ucap Iwan.

Kotoran yang terlepas kemudian dapat terbawa aliran bahan bakar dan tertahan di filter.

Apabila jumlahnya cukup banyak, aliran bahan bakar menuju mesin bisa terganggu dan berpotensi menurunkan performa kendaraan.

Jadi, pemeriksaan komponen sistem bahan bakar sebaiknya tidak diabaikan, terutama pada kendaraan yang sudah berusia lama atau jarang menjalani perawatan rutin.