GridOto.com - Ladies, oli sokbreker depan motor kamu perlu juga diganti secara berkala.
Apalagi, kalau kondisi sokbreker depan sudah bocor atau banyak mengalami rembesan.
Kualitas oli sokbreker yang menurun tentunya akan berpengaruh terhadap bantingan sokbreker depan motor kamu.
Tidak heran, jika kualitas oli sok yang sudah menurun terus digunakan, banyak efek negatif yang bakal bermunculan.
"Oli sokbreker yang sudah lama bikin bantingan sokbreker jadi lembek," buka Erlangga Irmanto, Kepala Mekanik AHASS Wahana Makmur Sejati Gunung Sahari kepada GridOto.
Ladies, sokbreker motor yang terlalu empuk juga enggak bagus dan tidak enak digunakan.
"Kalau lewat polisi tidur ada suara jeduk kalau oli sokbreker kelamaan enggak diganti," kata Erlangga saat ditemui pada Kamis lalu (16/07/2026).
Selain saat lewat polisi tidur, gejala oli sokbreker depan motor enggak pernah diganti juga bisa terasa di jalanan rusak.
"Kemudian kalau di jalanan rusak dan kondisi kecepatan agak kenceng biasanya terdengar suara jeduk juga," kata Erlangga.
Baca Juga: Ternyata Hal Seperti Ini Bisa Memperpendek Usia Sokbreker Motor Bekas
Untuk menghindari hal itu, oli sokbreker depan sebaiknya diganti secara berkala.
Kalau di AHASS atau di motor Honda, pergantian oli sokbreker depan disarankan untuk dilakukan setiap 1 tahun sekali.
"Jadwalnya setahun sekalu atau setiap 10.000 km sekali sudah harus diganti," saran Erlangga.
"Mana yang tercapai terlebih dahulu saja," tutupnya.