Jadi Paham, Hantam Polisi Tidur Hingga Cuci Motor Bisa Bikin Komstir Cepat Oblak

By , Kamis, 23 Juli 2026 | 18:00 WIB

Ilustrasi komstir motor bekas (Nurul/GridOto)

GridOto.com - Jangan melulu salahkan kondisi jalan yang rusak, ada beberapa hal lain yang bikin komstir di motor jadi cepat oblak.

Penyebabnya bisa tergantung dari perawatan sampai kondisi sokbreker dan ban.

Nah, berikut ini beberapa penyebabnya;

1. Cuci Steam

Cara cuci steam yang salah juga dapat memperpendek usia komstir

"Hindari semprotan air cuci steam yang mengarah langsung ke area komstir," buka Teguh Rahayu, pemilik bengkel Matic Point kepada GridOto belum lama ini (03/26).

Baik dari bagian bawah segitiga ataupun yang mengarah langsung ke setang.

"Meskipun terdapat karet seal, tekanan air yang berlebih itu bisa masuk ke area rumah komstir yang berisi pelor dan grease (gemuk)," kata Teguh.

"Air itu bisa merusak grease yang pada akhirnya akan merusak komstir dari dalam karena hilangnya pelumasan," tambahnya saat ditemui di bengkelnya yang berada di Jalan Tiparsari No.78, Mekarsari, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Baca Juga: Bisa Ditunggu, Segini Biaya Ganti Komstir Honda Vario di AHASS

2. Sering Menghantam Polisi Tidur

Kebiasaan menghantam polisi tidur dengan kecepatan tinggi juga bisa memperpendek usia komstir.

"Kemudian menghantam polisi tidur dengan kecepatan tinggi juga bikin komstir mudah rusak," kata Teguh.

Termasuk speedtrap atau peredam kejut kecil-kecil yang berada di jalan.

"Kalau speedtrapnya agak kasar juga berpengaruh terhadap umur komstir," kata Teguh.

3. Ban dan Suspensi

Selain itu kondisi ban dan suspensi juga berpengaruh terhadap umur komstir.

"Misalnya suspensi yang sudah downsize, karena saat terjadi hentakan akan langsung diterima oleh komstir," kata Teguh

Pasalnya saat downsize jarak main atau travel sokbreker depan jadi semakin singkat.

Kalau dibiarkan, getaran yang sebelumnya harus diredam oleh sokbreker malah menjalar ke area komstir.

Tidak hanya itu, kondisi tekanan angin ban yang enggak sesuai ternyata berpengaruh ke usia komstir.

"Tekanan angin ban terlalu rendah itu berisko buat pelek jadi mudah peyang," kata Teguh.

"Sedangkant ekanan angin ban terlalu tinggi juga enggak bagus, efeknya ban jadi kurang meredam di jalan," tambahnya.

Menurutnya, hantaman yang diterima dari jalan akan berdampak langsung terhadap komstir.

"Efeknya umur komstir jadi kurang awet," tuturnya pria dari Wonogiri, Jawa Tengah ini.