Merespons tingginya minat dari kaum adam, Yamaha pun lantas melahirkan Mio Sporty dengan pelek cast wheel.
Tak sampai situ, Yamaha bahkan memperkenalan Mio Soul pada tahun 2007 yang hadir dengan konsep bodi lebih bongsor dan macho.
Evolusi tampilan Mio berlanjut pada tahun 2008 lewat penyegaran di area lampu depan dan lampu sein yang populer dijuluki masyarakat sebagai Mio Smile.
Yamaha akhirnya memensiunkan sistem karburator pada mesin Mio dan meluncurkan Mio J pada 2012, yang sudah mengadopsi teknologi sistem injeksi bahan bakar.
Teknologi ini makin disempurnakan lewat penggunaan komponen DiAsil Cylinder dan Forged Piston.
Semangat pembaruan tampilan bernuansa sporty kemudian diteruskan melalui kehadiran Mio GT pada tahun 2013 dengan desain fasia depan yang lebih agresif.
Lompatan besar pada jajaran keluarga Mio kembali terjadi pada tahun 2014 saat rilisnya Mio M3.
Model ini dibekali dengan perombakan kapasitas mesin yang membengkak menjadi 125 cc, dipadu desain bodi bersudut lancip dan tajam yang sangat modern.
Mengamati kebutuhan pasar yang beragam, Yamaha kemudian merilis Mio Z pada tahun 2016 yang dibekali profil ban lebih lebar.
Kalau secara desain bodi, tipe ini sama persis dengan Mio M3 dengan bodinya yang sarat lekukan tegas.
Mungkin banyak juga ya Sobat yang enggak ngeh dengan Mio Z karena tampilannya yang identik dengan versi M3?