GridOto.com – Kondisi ekonomi saat ini masih menjadi tantangan bagi industri motor nasional, termasuk bagi PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku main dealer motor Honda untuk wilayah Jakarta dan Tangerang.
WMS mengakui tekanan paling terasa terjadi pada segmen motor entry level atau motor dengan harga yang lebih terjangkau, yang selama ini menjadi salah satu penopang pasar.
Division Head of Sales PT Wahana Makmur Sejati, Olivia Widyasuwita, mengatakan penurunan daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permintaan di segmen tersebut.
Di sisi lain, proses persetujuan kredit dari perusahaan pembiayaan juga kini semakin selektif.
"Dinamika pasar saat ini memang memberikan tantangan, terutama pada segmen entry level. Penurunan daya beli masyarakat serta proses persetujuan pembiayaan yang semakin selektif turut memengaruhi permintaan di segmen tersebut," ujar Olivia kepada GridOto.com, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Komitmen Tingkatkan Layanan Berbuah Manis, Team Leader Wahana Juara Nasional KLHN 2026
Meski demikian, WMS tetap optimistis dapat menjaga penjualan hingga akhir tahun.
Berbagai strategi disiapkan, mulai dari menghadirkan program promosi hingga menawarkan pilihan skema pembiayaan yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan konsumen.
"Kami terus memperkuat strategi penjualan melalui berbagai program promosi yang menarik dan didukung pilihan pembiayaan yang fleksibel sesuai kemampuan konsumen," katanya.
Selain itu, WMS juga akan semakin aktif mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pameran, event, dan berbagai aktivitas engagement agar calon konsumen dapat mengenal lebih dekat jajaran produk Honda.
Baca Juga: Wahana Genjot Layanan AHASS Lewat Inovasi Teknisi dan Aplikasi WANDA
"Selain itu, kami juga semakin aktif mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pameran, event, serta berbagai aktivitas engagement yang memungkinkan konsumen mengenal lebih dekat produk-produk Honda. Keunggulan produk yang irit, berkualitas, didukung jaringan dealer dan layanan purnajual kami optimalkan untuk menjaga kepercayaan konsumen," jelas Olivia.