GridOto.com - Takaaki Nakagami dipastikan akan tampil lewat jalur wildcard pada gelaran MotoGP Jepang, Oktober mendatang.
Nakagami, yang diposisikan sebagai test rider HRC MotoGP sejak pensiun sebagai pembalap utama pada akhir musim 2024, sebelumnya telah dua kali membalap sebagai wildcard untuk HRC.
Melansir Crash, hasil terbaik yang diraihnya adalah finis di posisi keenam pada GP Prancis, Mei lalu.
Ia juga sempat tampil sebagai wildcard di Motegi tahun lalu, namun gagal finis pada balapan hari Minggu.
Hingga saat ini, Nakagami belum pernah membalap di MotoGP sepanjang musim 2026. Padahal, Johann Zarco sedang mengalami cedera sejak bulan Mei, posisi pebalap asal Prancis tersebut justru digantikan oleh Cal Crutchlow.
Oleh karena itu, balapan di Motegi mendatang akan menjadi penampilan perdana Nakagami di MotoGP sejak seri Motegi musim lalu.
Penampilan ini juga bisa menjadi momen bersejarah, mengingat fasilitas wildcard rencananya akan dihapus mulai musim 2027.
Baca Juga: Bursa Panas Pembalap MotoGP 2027, Bagnaia Membelot ke Aprilia dan Quartararo ke Honda
Pabrikan lain seperti Yamaha mungkin masih bisa menurunkan pembalap wildcard di Motegi atau pada balapan-balapan berikutnya.
Namun, seiring dengan mendekatinya akhir era mesin 1.000cc dan ban Michelin di MotoGP, alasan pengembangan motor melalui jalur wildcard secara alami makin berkurang.
"Saya sangat senang mendapat kesempatan untuk bersaing di Grand Prix Jepang sebagai pembalap wildcard," ujar Takaaki Nakagami.
"Saat ini fokus utama saya adalah mengembangkan motor HRC MotoGP dalam peran saya sebagai HRC Development Rider. Momen ini menjadi kesempatan berharga untuk mengevaluasi perkembangan motor yang telah kami uji coba langsung di situasi balapan sesungguhnya." tambahnya.
"Bisa membalap di hadapan para penggemar di rumah sendiri membuat kesempatan ini makin spesial."
"Sepanjang akhir pekan nanti, target saya adalah mengumpulkan data sebanyak dan seberguna mungkin untuk membantu meningkatkan daya saing motor Honda di MotoGP."
Gelaran MotoGP Jepang 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2–4 Oktober dan menjadi seri pertama dari dua balapan beruntun di Asia, sebelum dilanjutkan ke GP Indonesia pada pekan berikutnya.