Mitsubishi Yakin XForce Hybrid Lebih Cocok Buat Pasar Indonesia dan ASEAN

By , Kamis, 23 Juli 2026 | 09:30 WIB

Mitsubishi XForce HEV (Wisnu/GridOto.com)

GridOto.com – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi meluncurkan Mitsubishi XForce Hybrid Electric Vehicle (HEV) di Indonesia, Kamis (16/7/2026).

Kehadiran SUV hybrid terbaru ini sekaligus menegaskan arah strategi Mitsubishi Motors di kawasan ASEAN yang hingga saat ini masih mengandalkan teknologi hybrid dan mesin pembakaran internal (ICE), bukan mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV).

President Director MMKSI, Atsushi Kurita, mengatakan keputusan menghadirkan XForce Hybrid bukan tanpa alasan.

Menurutnya, Mitsubishi Motors telah menetapkan strategi global dalam rencana bisnis jangka menengah (mid-term plan) yang menempatkan ASEAN sebagai pasar utama untuk produk SUV dengan teknologi hybrid.

"Filosofinya untuk mid-term plan dari Mitsubishi Motors adalah memperkuat produk di ASEAN serta produk SUV," ujar Kurita saat sesi wawancara bersama media di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Kurita mengakui banyak yang mempertanyakan mengapa Mitsubishi tidak menghadirkan mobil listrik murni.

Namun menurutnya, kondisi pasar ASEAN saat ini membuat teknologi hybrid menjadi pilihan paling tepat.

"Produk yang terbaik untuk market menurut Mitsubishi Motors saat ini khususnya di ASEAN adalah HEV atau hybrid dan ICE model. Jadi solusi untuk konsumen di Indonesia juga, ASEAN khususnya di Indonesia saat ini adalah hybrid atau HEV," jelasnya.

Ia menambahkan, strategi tersebut tidak hanya berlaku di Indonesia, tetapi juga diterapkan di negara ASEAN lainnya seperti Thailand dan Filipina yang juga menjadi fokus pengembangan model hybrid Mitsubishi.

Baca Juga: XForce Sudah Hybrid, Mitsubishi Ungkap Nasib Xpander Hybrid di Indonesia

"Untuk ASEAN fokusnya adalah hybrid dan ICE. Dan untuk ASEAN sendiri hybrid ini tidak hanya untuk Indonesia tapi juga di Thailand dan Filipina juga memperkuat produk-produk dari hybrid modelnya," lanjut Kurita.

Meski demikian, Mitsubishi Motors tetap menghadirkan kendaraan listrik murni di sejumlah pasar lain melalui kolaborasi dengan aliansinya.

Menurut Kurita, kebutuhan setiap wilayah berbeda sehingga pendekatan produknya pun disesuaikan.

"Tentunya ada negara-negara lain yang bekerja sama dengan Mitsubishi Motors dengan aliansinya bisa introduce beberapa model BEV terutama seperti negara-negara di Eropa," katanya.

Di Indonesia, Mitsubishi XForce HEV dipasarkan sebagai varian tertinggi dengan banderol Rp 445 juta OTR Jakarta.

Model ini mengusung sistem hybrid generasi kedua yang diklaim mampu memberikan efisiensi bahan bakar lebih baik dibanding versi bensin.

Berdasarkan pengujian internal Mitsubishi, XForce HEV mampu menempuh jarak hingga 1.172 kilometer dalam satu kali pengisian penuh bahan bakar dan baterai.

Di balik kap mesin, XForce HEV mengandalkan mesin 4A92 1.600 cc empat silinder MIVEC DOHC Atkinson Cycle yang dipadukan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor.

Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 106 dk pada 6.000 rpm dengan torsi 134 Nm pada 4.500 rpm, sementara motor listriknya menyumbang tenaga 114 dk dan torsi 255 Nm.

Seluruh tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis 2-percepatan dog clutch dengan sistem seri-paralel hybrid.

Sementara baterai berkapasitas 1,1 kWh memungkinkan mobil melaju menggunakan tenaga listrik murni saat mulai bergerak maupun dalam kondisi tertentu saat berkendara di dalam kota.