GridOto.com- Banyak pemilik mobil mengira freon AC harus rutin ditambah ketika embusan udara mulai terasa kurang dingin.
Padahal, freon pada sistem AC mobil bekerja dalam sirkulasi tertutup sehingga tidak akan berkurang apabila tidak terjadi kebocoran.
Pemilik bengkel Graha AC di Cibubur, Depok, Edy Chandra mengatakan AC yang mulai kurang dingin belum tentu disebabkan freon habis.
"Sering ada pelanggan datang minta tambah freon, padahal belum tentu freonnya kurang. Bisa saja kondensornya kotor atau filter kabinnya sudah mampet," ujar Edy Chandra kepada GridOto.
Baca Juga: Baru Tahu, Ternyata Evaporator Kotor Bisa Jadi Penyebab AC Mobil Bau
Karena itu, sebelum melakukan pengisian freon, bengkel biasanya akan memeriksa terlebih dahulu tekanan freon menggunakan manifold gauge.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, mekanik dapat mengetahui apakah tekanan freon masih normal atau memang sudah berkurang akibat adanya kebocoran.
"Kalau memang tekanannya turun, jangan langsung diisi. Dicari dulu bocornya di mana, nanti kalau cuma ditambah juga bakal habis lagi," jelasnya.
Menurut Edy, kebocoran dapat terjadi pada beberapa komponen sistem AC, seperti sambungan pipa, selang, kondensor, hingga evaporator.
Baca Juga: Tips AC Mobil Tetap Dingin Maksimal, Rawat Kondensor Jelang Kemarau
Setelah titik kebocoran diperbaiki, barulah sistem AC dapat diisi kembali dengan freon sesuai spesifikasi kendaraan.
"Yang benar itu dibenerin dulu sumber masalahnya, baru isi freon lagi. Jadi AC bisa normal dan enggak bolak-balik masuk bengkel," katanya.
Selain memeriksa kondisi freon, Edy juga menyarankan pemilik mobil melakukan servis AC secara berkala agar komponen lain seperti kondensor, evaporator, dan filter kabin tetap bersih sehingga performa pendinginan tetap optimal.