"Di tambah lagi 2011, Korean fever mulai masuk ke Indonesia," kenang Harry.
"Seperti Korean Pop atau KPop, Korean Drama bahkan sempat beken dengan tarian Oppa Gangnam Style," tambahnya.
Ternyata Korean Fever mendongkrak juga penjualan KIA di Indonesia.
"Gara-gara Korean Fever jualan naik jadi kenceng," kenang Harry.
"Bahkan sempat di tahun 2012 kami jualan sampai 13.000 unit mobil KIA," tambahnya.
Selain itu, harga yang kompetitif juga jadi daya tarik mobil besutan KIA.
"Dengan harga yang kompetitif, enggak murah ataupun enggak mahal secara spesifikasi, ditambahan dengan Korean Fever," ujar Harry.
"Dari situ kelihatan kalau segmennya berubah dari middle low ke middle income," tuturnya saat ditemui di daerah Summarecon Bogor, Jawa Barat.
Nah, ternyata penjualan mobil juga bisa didorong oleh aspek lainnya, termasuk dunia hiburan.