GridOto.com - Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menilai bahwa performa motor Ducati dan Aprilia saat ini "sama-sama kuat".
Menurutnya, faktor pembalaplah yang akan menjadi penentu siapa yang bakal keluar sebagai juara dunia di musim terakhir era MotoGP 1000 cc ini.
Di awal musim, Aprilia memang sempat mengejutkan sang juara bertahan, Ducati, dengan menyapu bersih kemenangan di tiga seri pembuka.
Ducati baru bisa memutus kebuntuan berkat kemenangan Alex Marquez di Sirkuit Jerez.
Sejak saat itu, persaingan sengit dan saling sikut antara dua pabrikan asal Italia ini terus terjadi di setiap balapan.
Menukil Crash, Aprilia sempat mendominasi dengan finis di posisi satu-dua di Le Mans, yang kemudian langsung dibalas Ducati dengan finis satu-dua juga di Catalunya.
Setelah itu, giliran Aprilia yang kembali tampil dominan tanpa celah di Mugello.
Tak mau kalah, juara bertahan Marc Marquez langsung tancap gas dengan mencetak empat kemenangan beruntun di Balaton Park dan Brno.
Baca Juga: KTM Tolak Keras Aturan Satu Motor MotoGP, Dianggap Merusak Tontonan
Namun, Aprilia kembali membalas lewat performa luar biasa sepanjang akhir pekan di Sirkuit Assen.
Paruh pertama musim akhirnya ditutup dengan pembuktian dari Ducati dan Marc Marquez yang sukses menjadi yang tercepat di kedua balapan di Sachsenring (Sprint dan Main Race).
Meski begitu, puncak klasemen sementara saat ini justru dikuasai oleh duet pembalap Aprilia, Jorge Martin dan Ai Ogura.
Mereka berdua unggul 18 poin dari Marc Marquez di posisi ketiga, dan unggul 22 poin dari Marco Bezzecchi yang saat ini sedang dibekap cedera.
Pembalap VR46 Ducati, Fabio di Giannantonio, juga masih punya peluang besar. Berada di posisi kelima dengan selisih 24 poin dari Martin, jaraknya hanya terpaut setara dengan satu kemenangan balapan saja.
"Kami selalu tampil kompetitif," ujar Tardozzi kepada Sky Italia.
"Hanya saja ada beberapa insiden kurang beruntung di awal musim, begitu juga yang dialami oleh rival kami."
"Saya rasa kedua motor sekarang sama kuatnya, dan persaingan ketat ini akan terus bertahan sampai akhir musim." tambahnya.
Baca Juga: Mesin Sering Mati Dadakan, KTM Blak-blakan Ada yang Tak Beres di Motor MotoGP Mereka
"Di beberapa sirkuit seperti Silverstone nanti, Aprilia pasti akan sedikit lebih diunggulkan."
"Tapi di sirkuit lain, gantian kami yang mungkin jadi favorit."
"Jadi untuk saat ini, kemampuan para pembalaplah yang benar-benar akan menjadi pembeda," pungkasnya.
Paruh kedua musim MotoGP akan kembali bergulir dalam gelaran GP Inggris di Sirkuit Silverstone pada 7-9 Agustus mendatang.