Lebih Baik Minggir Dulu, Ini Tanda Awal Pemotor Mengalami Microsleep

By , Minggu, 19 Juli 2026 | 19:30 WIB

Ilustrasi berkendara motor bekas saat hujan (dok Astra Motor Yogyakarta)

Gridoto.com - Microsleep saat berkendara di jalan bisa jadi pemicu kecelakaan bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.

Buat yang belum tahu, microsleep merupakan kondisi seseorang tertidur selama 1 hingga 10 detik tanpa disadari.

Meski terkesan hanya sebentar, ini sangat berbahaya jika terjadi saat kalian berkendara yang membutuhkan konsenstrasi dan reaksi cepat.

"Pemotor sering berpikir saat rasa kantuk melanda, bisa dilawan dengan meminum kopi atau lainnya yang mengandung kafein saja. padahal microsleep datang tanpa bisa ditahan ketika tubuh sudah terlalu lelah,” seperti pernah disampaikan Agus Sani, Head of Safety Riding PT Wahana Makmur Sejati.

"Ini bukan soal malas atau tidak fokus, tapi respons biologis yang terjadi otomatis," tambahnya.

Menurut Agus, sebelum terjadi microsleep sebenarnya ada tanda awal yang menyertakan.

"Tanda awal microsleep itu kepala terasa berat, sering mengedip, menguap, atau sulit mengingat apa yang terjadi beberapa detik sebelumnya," yakin Agus.

Ini bisa menjadi sinyal supaya kalian lebih waspada dan menghentikan sejenak kegiatan berkendara.

Baca Juga: Catat! Ini 5 Syarat Utama Cairkan Dana SWDKLLJ STNK Jika Terjadi Kecelakaan

Sebab memaksakan berkendara dalam kondisi seperti ini bisa berpotensi besar terjadinya kecelakaan.

Agus juga menuturkan beberapa cara untuk menghindari terjadinya microsleep saat berkendara.

Pertama, kalian pastikan sudah tidur dalam waktu yang cukup (7-9 jam), apalagi jika ingin berkendara jarak jauh.

Selain itu, kalian disarankan untuk berhenti sejenak setelah berkendara dalam waktu 2 jam.