Motor elektriknya menghasilkan tenaga 116 PS dengan torsi 255 Nm, sedangkan mesin bensinnya memproduksi tenaga 107 PS dan torsi 134 Nm.
Kombinasi tersebut diklaim mampu menghadirkan akselerasi yang lebih responsif dengan karakter EV linear acceleration, sehingga tenaga terasa lebih instan sekaligus tetap halus saat digunakan di lalu lintas perkotaan, jalan tol, hingga medan menanjak.
Pada banyak kondisi berkendara, motor listrik berperan sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin bekerja secara otomatis untuk mengisi daya baterai atau membantu saat dibutuhkan tenaga lebih besar.
Pendekatan ini diklaim mampu memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman sekaligus tetap efisien.