GridOto.com – PT Blue Bird Tbk resmi menghadirkan layanan Bluebird Prime, Kamis (16/7/2026).
Layanan ini menggunakan armada Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid EV dan BYD E6.
Lantas, apakah tarifnya sama dengan taksi Bluebird reguler yang biasanya menggunakan armada Toyota Transmover ataupun Honda BR-V?
Menurut Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, ada perbedaan tarif antara Bluebird reguler dan Prime.
Namun, Ia mengatakan perbedaan tarifnya tidak terpaut jauh.
"Ya, memang ada perbedaan tarif. Tapi kami yakin akan tetap di angka yang affordable, tidak terlalu jauh sehingga terjangkau untuk momen-momen istimewa maupun keseharian yang membutuhkan kenyamanan dan spesial," ujar Andre, Kamis (16/7/2026).
Ia menjelaskan, selisih tarif Bluebird Prime dengan Bluebird reguler hanya berkisar 10 hingga 20 persen.
"Tergantung. Tapi kira-kira 10-20 persen di atasnya reguler," jelasnya.
Sementara itu, untuk tarif awal atau buka pintu, Andre menyebut nominalnya berbeda di setiap kota karena mengikuti kebijakan tarif yang berlaku di masing-masing wilayah operasional.
Baca Juga: Naik Bluebird Kini Makin Nyaman, Tersedia Armada Kijang Innova Zenix Hybrid
"Tarif buka pintu itu bervariasi karena kita juga berlaku di lima kota. Jadi sebagai gambaran yang berlaku di sini adalah mirip seperti yang taksi listrik yang kita sudah berlaku," katanya.
Adapun saat diwawancara secara terpisah, pengemudi Bluebird Prime, Bobby Yuliansyah, mengungkapkan tarif buka pintu Bluebird Prime di Jakarta sebesar Rp 10.800.
"Kalau untuk yang Prime ini sekali buka pintu Rp 10.800, kalau yang reguler Rp 9.000," ujar Bobby.
Artinya, selisih tarif awal antara Bluebird Prime dan Bluebird reguler hanya sekitar Rp 1.800.
Meski demikian, Bobby mengaku belum mengetahui tarif per kilometer layanan Bluebird Prime karena baru pertama kali mengoperasikan armada tersebut.
"Tapi kalau untuk tarif per kilometernya, saya juga belum tahu karena ini hari pertama saya pegang mobilnya (Kijang Innova Zenix Hybrid)," tutup Bobby.