Menurut WMS, edukasi ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya keselamatan berkendara sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara usia muda.
Program ini juga disebut sebagai bentuk sinergi dunia usaha dan dunia pendidikan dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab.
Bukan cuma memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan.
"Kami berharap lewat kolaborasi ini semakin banyak pelajar yang menjadi pelopor budaya #Cari_Aman di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat," tutup Head of Technical Service Department PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.