First Drive Mitsubishi Xforce Hybrid, Kabin Senyap hingga Mode EV Jadi Andalan

By , Jumat, 17 Juli 2026 | 20:15 WIB

Kesempatan pertama menjajal Mitsubishi Xforce Hybrid dimulai dari kantor MMKSI di Pulomas, Jakarta Pusat, menuju Mitsubishi Motors Training Center, Cibitung, Jawa Barat. (Adam Samudra)

GridOto.com - Kesempatan pertama menjajal Mitsubishi Xforce Hybrid dimulai dari kantor MMKSI di Pulomas, Jakarta Pusat, menuju Mitsubishi Motors Training Center, Cibitung, Jawa Barat.

GridOto.com mendapat pengalaman langsung merasakan bagaimana karakter SUV hybrid terbaru Mitsubishi ini, mulai dari jalan raya hingga lintasan pengujian Bridgestone di Karawang.

Begitu membuka pintu, kesan nyaman langsung terasa dari dalam kabin.

Suara dari luar berhasil diredam dengan baik sehingga atmosfer di dalam terasa lebih senyap dibanding ekspektasi.

Hal lain yang cukup menarik perhatian adalah panoramic roof baru yang kini hadir.

Penutup panoramic roof dibuat sangat tebal sehingga panas matahari dari atas nyaris tidak terasa.

Kaca panoramic roof juga telah dilengkapi lapisan Power Sunset, yang berfungsi mengurangi paparan sinar matahari agar kabin tetap sejuk dan penumpang tidak silau saat berkendara di siang hari.

Perbedaan Xforce Hybrid dengan versi bensin juga langsung terlihat pada area konsol tengah. Varian hybrid menggunakan electronic shifter berukuran lebih ringkas.

Untuk mengaktifkan posisi Park (P), pengemudi cukup menekan tombol yang berada di bagian atas tuas transmisi.

Baca Juga: Begini Jurus MMKSI Biar Pemilik Mitsubishi Enggak Pusing Biaya Perawatan

Sementara itu, New Xforce Ultimate dan Exceed masih mempertahankan tuas transmisi konvensional dengan pola PRNDL seperti sebelumnya.

Perjalanan menuju area pengujian menjadi kesempatan merasakan karakter sistem hybrid Mitsubishi.

Untuk mengaktifkan posisi Park (P), pengemudi cukup menekan tombol yang berada di bagian atas tuas transmisi. (Adam Samudra)

Saat melaju di dalam kota dengan kecepatan rendah, mobil cukup sering bergerak menggunakan tenaga listrik atau EV Mode.

Perpindahan dari motor listrik ke mesin bensin berlangsung halus sehingga nyaris tidak terasa dari balik kemudi.

Sesampainya di lintasan Bridgestone, kami diberi kesempatan mencoba berbagai mode berkendara yang tersedia.

Kesempatan pertama menjajal Mitsubishi Xforce Hybrid dimulai dari kantor MMKSI di Pulomas, Jakarta Pusat, menuju Mitsubishi Motors Training Center, Cibitung, Jawa Barat. (Adam Samudra)

Pada Normal Mode, karakter mobil terasa nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

Ketika berpindah ke Tarmac Mode, respons akselerasi menjadi lebih sigap dan setir terasa lebih presisi.

Pengujian berikutnya dilakukan di tikungan berkecepatan tinggi.

Di sinilah sistem Active Yaw Control (AYC) menunjukkan kemampuannya. Mobil tetap stabil saat diajak bermanuver, memberikan rasa percaya diri lebih kepada pengemudi ketika memasuki tikungan.

Baca Juga: Biar Liburan Akhir Tahun Lancar, MMKSI Kasih Promo Servis dari Diskon Sparepart, Ban, hingga Cat Bodi

Lintasan bumping road juga menjadi bagian dari pengujian.

Suspensi Xforce Hybrid mampu meredam guncangan dengan baik sehingga hentakan yang diterima penumpang tetap terasa nyaman.

Kemudahan berkendara juga menjadi salah satu nilai tambah.

Mitsubishi Xforce kini terdapat panoramic glass roof dengan electric sunshade (Rizky / GridOto.com)

Radius putar hanya 5,2 meter membuat manuver di area sempit terasa ringan, terutama bagi pengemudi yang sering berkendara di perkotaan.

Ditambah lagi, hadirnya kamera 360 derajat dan pengaturan jok elektrik semakin memudahkan mencari posisi mengemudi yang ideal.

Saat melewati jalur berbatu, ground clearance setinggi 212 mm membuat bagian bawah mobil tetap aman tanpa menyentuh permukaan berbatu.

Energy flow di Mitsubishi XForce HEV (FahmyFM/GridOto.com)

Menariknya, sepanjang sesi pengujian dengan berbagai karakter lintasan, indikator bahan bakar hanya berkurang sekitar satu bar.

Hal ini menjadi gambaran awal bahwa sistem hybrid pada Xforce memang dirancang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan performa.

Secara tampilan, Xforce Hybrid tampil lebih eksklusif dibanding versi bensin.

Baca Juga: Ada Dua Pilihan Mesin, Ini Beda Mitsubishi Xforce Hybrid Dan Bensin

Pembeda utamanya meliputi pelek 18 inci dengan desain khusus HEV, emblem Hybrid EV di sisi bodi, emblem HEV pada bagian depan dan belakang, aksen grille baru, lampu belakang berwarna clear smoke, serta penggunaan electronic shifter.

GridOto.com mendapat pengalaman langsung merasakan bagaimana karakter SUV hybrid terbaru Mitsubishi ini, mulai dari jalan raya hingga lintasan pengujian Bridgestone di Karawang. (Adam Samudra)
Mitsubishi juga memberikan sejumlah peningkatan kenyamanan, mulai dari bangku belakang dengan delapan tingkat pengaturan kenyamanan, Dual Zone Auto A/C dengan Nanoe X, jok pengemudi elektrik, power tailgate, ambient light, hingga panoramic roof.

Dari sisi keselamatan, Xforce Hybrid sudah dibekali paket ADAS yang cukup lengkap, seperti Forward Collision Mitigation (FCM), Adaptive Cruise Control (ACC) dengan Low Speed Follow, Automatic High Beam (AHB), Leading Car Departure Notification (LCDN), Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Change Assist (LCA), serta Multi Around Monitor (MAM).

Menurut Aidil Fitrian, Sales Instructor Mitsubishi Motors Training Center MMKSI, pengembangan Xforce Hybrid tidak hanya berfokus pada efisiensi bahan bakar, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan rasa percaya diri pengemudi di berbagai kondisi jalan.

Setelah merasakan langsung di jalan raya maupun lintasan pengujian, Mitsubishi Xforce Hybrid meninggalkan kesan sebagai SUV yang menawarkan perpaduan kenyamanan kabin, efisiensi sistem hybrid, handling yang stabil, serta fitur yang semakin lengkap. Kombinasi tersebut membuatnya menjadi salah satu pilihan menarik di segmen SUV kompak berteknologi elektrifikasi.