Ngeri, Harga Pertalite Eceran di Medan Tembus Rp 25.000 Per Botol

By , Jumat, 17 Juli 2026 | 12:30 WIB

Ilustrasi harga Pertalite eceran di Medan, Sumatera Utara Rp 25.000 per botol (Gemini AI)

GridOto.com - Ramai unggahan di media sosial yang menyebut harga Pertalite eceran di Medan, Sumatera Utara jadi mengerikan.

Dikatakan sejumlah pedagang eceran menjualnya sampai Rp 25.000 per botol.

Padahal, harga resmi Pertalite di SPBU Pertamina ditetapkan sebesar Rp 10.000 per liter.

Adapun, kenaikan harga di tingkat pengecer itu diduga dipicu oleh sulitnya masyarakat mendapatkan BBM di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut dinilai telah 'dimanfaatkan' oleh sebagian pedagang BBM eceran yang menjual Pertalite dengan harga lebih tinggi dari biasanya.

"Serius nih BBM di Medan selangka ini, yuk koar-koar biar pemerintah lihattt..," tulis salah satu warganet di media sosial X, (14/7/26).

Lantas, benarkah harga Pertalite eceran di Medan melonjak hingga Rp 25.000 per botol?

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan harga BBM yang dijual oleh pengecer berada di luar kewenangan Pertamina.

"Terkait informasi harga BBM di tingkat pengecer, perlu kami sampaikan bahwa pengecer bukan merupakan lembaga penyalur resmi Pertamina," ujar Fahrougi saat dihubungi, (16/7/26) menukil Kompas.com.

Ia menjelaskan, Pertamina hanya menyalurkan BBM melalui lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan sub penyalur yang telah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Ugal-ugalan, Harga Sebotol Pertalite Eceran di Kabupaten Ini Tembus Rp 40.000-50.000

Karena itu, harga jual BBM di tingkat pengecer sepenuhnya menjadi kebijakan masing-masing penjual dan tidak diatur oleh Pertamina.

Fahrougi pun mengimbau masyarakat untuk membeli BBM di SPBU resmi Pertamina agar memperoleh harga sesuai ketetapan pemerintah, sekaligus mendapatkan jaminan kualitas dan takaran yang sesuai.

Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pasokan BBM.

Pasalnya, proses distribusi ke SPBU di wilayah Medan kini telah kembali berjalan normal sehingga stok dipastikan dalam kondisi aman.

"Saat ini, distribusi BBM ke SPBU di wilayah Medan telah berjalan normal dan stok BBM dalam kondisi aman," ungkap Fahrougi.

Sementara berdasar pantauan di kawasan Kecamatan Medan Selayang, sejumlah pedagang BBM eceran mulai menaikkan harga Pertalite yang dijual dalam kemasan botol air mineral.

Jika sebelumnya satu botol berukuran sekitar 1,5 liter dijual seharga Rp 20.000, kini sebagian pedagang menjualnya hingga Rp 25.000.

Kondisi tersebut dialami Bima, warga Kecamatan Medan Selayang, saat hendak mengisi bensin motornya sebelum berangkat bekerja.

Menurut Bima, ia sempat menanyakan harga kepada penjual sebelum mengisi BBM.

Namun, ia terkejut karena harga yang ditawarkan sudah naik menjadi Rp 25.000 per botol.

Baca Juga: Heboh Prajurit TNI Sopir Truk Tangki BBM Pertamina, Mensesneg Ungkap Alasannya

"Tadi pas mau berangkat, gitu mau isi minyak (BBM), sudah buka tangki motor saya tanya dulu berapa. Rupanya sudah Rp 25 ribu dijualnya, padahal itu enggak penuh. Biasanya penuh pun masih harga Rp 20 ribu, itu masih wajar lah. Ini sudah naik kali," ujar Bima, dilansir dari Tribun-Medan.com, (14/7/26).

Selain menemukan pedagang yang menaikkan harga, Bima mengaku juga melihat ada pengecer lain yang masih menjual dengan harga Rp 20.000 per botol.

Namun, menurutnya, isi BBM di dalam botol tersebut sudah tidak penuh seperti biasanya.

"Tadi ada juga satu saya lihat di situ harganya masih Rp 20 ribu, tapi isinya sudah agak kurang. Jadi cari lagi tempat lainnya," ucap Bima.

Melihat kondisi tersebut, Bima berharap pemerintah bersama Pertamina segera mengambil langkah untuk memastikan pasokan BBM tetap tersedia sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada penjual eceran dengan harga yang jauh lebih mahal.