Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pasokan BBM.
Pasalnya, proses distribusi ke SPBU di wilayah Medan kini telah kembali berjalan normal sehingga stok dipastikan dalam kondisi aman.
"Saat ini, distribusi BBM ke SPBU di wilayah Medan telah berjalan normal dan stok BBM dalam kondisi aman," ungkap Fahrougi.
Sementara berdasar pantauan di kawasan Kecamatan Medan Selayang, sejumlah pedagang BBM eceran mulai menaikkan harga Pertalite yang dijual dalam kemasan botol air mineral.
Jika sebelumnya satu botol berukuran sekitar 1,5 liter dijual seharga Rp 20.000, kini sebagian pedagang menjualnya hingga Rp 25.000.
Kondisi tersebut dialami Bima, warga Kecamatan Medan Selayang, saat hendak mengisi bensin motornya sebelum berangkat bekerja.
Menurut Bima, ia sempat menanyakan harga kepada penjual sebelum mengisi BBM.
Namun, ia terkejut karena harga yang ditawarkan sudah naik menjadi Rp 25.000 per botol.
Baca Juga: Heboh Prajurit TNI Sopir Truk Tangki BBM Pertamina, Mensesneg Ungkap Alasannya
"Tadi pas mau berangkat, gitu mau isi minyak (BBM), sudah buka tangki motor saya tanya dulu berapa. Rupanya sudah Rp 25 ribu dijualnya, padahal itu enggak penuh. Biasanya penuh pun masih harga Rp 20 ribu, itu masih wajar lah. Ini sudah naik kali," ujar Bima, dilansir dari Tribun-Medan.com, (14/7/26).
Selain menemukan pedagang yang menaikkan harga, Bima mengaku juga melihat ada pengecer lain yang masih menjual dengan harga Rp 20.000 per botol.
Namun, menurutnya, isi BBM di dalam botol tersebut sudah tidak penuh seperti biasanya.
"Tadi ada juga satu saya lihat di situ harganya masih Rp 20 ribu, tapi isinya sudah agak kurang. Jadi cari lagi tempat lainnya," ucap Bima.