Geger Pelecehan Oleh Kru Bus MTrans ke Penumpang Wanita, Korban Diklaim Lebih Dari Satu

By , Jumat, 17 Juli 2026 | 09:30 WIB

Bus MTrans rute Malang-Denpasar (Dok. MTrans Malang)

"(Korban) masih mediasi dengan operasional kami di lapangan," ujar Jhony, (15/7/26) mengutip Kompas.com.

Update terbaru, manajemen MTrans Malang telah resmi memecat kru bus berinisial AM tersebut.

Keputusan memberhentikan itu diambil setelah perusahaan menerima laporan dari korban dan melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait.

Jhony mengatakan perusahaan tidak memberikan toleransi pada setiap bentuk pelanggaran etika kerja maupun standar operasional prosedur (SOP), terutama yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan penumpang.

"Untuk perihal ini benar, sebagai Mitra kerja kami dan saat kejadian tanggal 12 Juli 2026 lalu, sudah langsung kami putus hubungan kerja dengan mitra kerja helper tersebut," beber Jhony.

Jhony menjelaskan, dugaan pelecehan itu terjadi saat bus memasuki wilayah Denpasar, Bali.

Karena lokasi kejadian berada di bawah koordinasi kantor cabang Denpasar, manajemen terlebih dahulu berkoordinasi dengan kantor cabang sebelum penanganan kasus diambil alih oleh kantor pusat di Malang.

Baca Juga: Anggota Polantas Kupang Dipecat Tidak Hormat, Tilang Siswi SMK Sembari Lakukan Pelecehan

Selain menjatuhkan sanksi pemutusan hubungan kerja terhadap AM, MTrans juga terus berkomunikasi dengan korban untuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.

Saat ini, menurut Jhony, korban masih berkoordinasi dengan tim operasional MTrans terkait langkah yang akan ditempuh, termasuk kemungkinan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

"(Korban) masih mediasi dengan operasional kami dilapangan," ujarnya.

Jhony menambahkan perusahaan menghormati apa pun keputusan korban, termasuk apabila memilih melaporkan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian.

"Kami mendukung jika memang akan di laporkan ke tahap selanjutnya, karena dari kami sudah memberikan sanksi tegas dengan memutus hubungan kerja yang bersangkutan," jelasnya.