Biar Nggak Dorong, Kurangi Dua Kebiasaan Ini Yang Bikin V-Belt Motor Matic Cepat Rusak

By Kamis, 16 Juli 2026 | 20:14 WIB

Kondisi v-belt motor matic yang sudah retak dan harus diganti (Otomania.com)

GridOto.com - Nggak mau dorong motor matik kesayangan? Makanya kurangi dua kebiasaal ini ya gaes, simak.

Umumnya, umur pemakaian v-belt pada motor matic adalah 20.000 km.

"Kebiasaan bawa motor matic asal betot gas atau enggak pakai diurut bisa memperpendek usia v-belt," buka Deny Dumadi Saputra Pemilik bengkel Beduls Motor Speed (BMS).

Fungsi v-belt sama seperti rantai, fungsinya meneruskan tenaga yang dihasilkan oleh mesin dari pulley depan ke pulley belakang.

Kemudian dari pulley belakang diteruskan melalui gigi rasio menuju ke ban belakang.

"Saat kita naik motor matic asal betot saja, v-belt di dalam blok cvt seperti menyentak tertarik-tarik," jelas Deny yang bengkelnya di Kampung Ciater tengah, Jl.Ciater, Tangerang Selatan.

Ilustrasi CVT motor matic (Isal/GridOto.com )

Kebiasaan asal betot gas saat motor matic yang bikin umur v-belt jadi lebih cepat aus dan dan rusak.

"Efeknya v-belt jadi cepat retak-retak, kemudian di sisi kiri kanannya jadi cepat tipis, lama-lama bisa putus," tambah Bedul, panggilannya.

Selain asal betot gas, v-belt motor matic bisa cepat putus karena beban.

"Hati-hati buat bikers yang sering bawa barang-barang berat, selalu perhatikan kondisi v-beltnya," wantinya.

"Beberapa kasus yang pernah saya temui v-belt jadi cepat retak-retak dan rawan putus juga karena sering bawa beban berat," tutup Bedul.

Baca Juga: Ini Sebabnya Jangan Beli Roller Murahan Buat CVT Motor Matic Kamu