Tolak Bikin Motor Bermesin Kecil, Ducati Pilih Lakukan Ini di Tengah Isu Dijual VW

By , Kamis, 16 Juli 2026 | 17:30 WIB

CEO Ducati, Claudio Domenicali (Motorcyclesnews.com)

GridOto.com - CEO Ducati, Claudio Domenicali, menepis rumor yang menyebutkan bahwa merek asal Bologna tersebut kemungkinan akan dijual oleh perusahaan induknya, Volkswagen (VW) Group.

Melansir MCN dalam acara perayaan seratus tahun World Ducati Week (WDW) di Misano World Circuit pada 3-5 Juli, pernyataan Domenicali ini muncul hanya beberapa hari sebelum adanya pernyataan resmi dari VW Group pada 9 Juli.

Dalam pernyataan tersebut, VW Group menyatakan bahwa perusahaan secara luas telah 'mengalami penyelarasan mendasar selama tiga tahun terakhir'.

“Ducati berada dalam kondisi yang fantastis. Kami menginjak usia 100 tahun, menurut saya, dalam kondisi terbaik yang pernah dialami perusahaan,” ujar Domenicali kepada MCN.

Bos Ducati tersebut menambahkan bahwa struktur kelompok usaha yang lebih luas memang terus ditinjau secara berkala.

“Sejauh ini sebenarnya tidak ada indikasi bahwa penjualan akan terjadi dalam bulan depan. Hanya itu saja yang bisa kami sampaikan saat ini.” ujarnya.

Meskipun belum ada yang dikonfirmasi, pengumuman VW Group pada 9 Juli mengindikasikan bahwa lini model kendaraannya bisa dipangkas hingga setengahnya pada tahun 2030 demi berfokus pada segmen pasar utama.

CFO VW Group, Arno Antlitz, menyatakan “Meskipun ada kemajuan yang dicapai, pengurangan biaya yang direncanakan hingga saat ini berdasarkan program-program yang telah disepakati masih belum cukup dalam lingkungan ekonomi dan geopolitik saat ini.”

Baca Juga: Ducati Indonesia Luncurkan Motor Off-Road Baru, Kenalin Nih DesertX V2

“Sebaliknya, kami harus menyelaraskan kembali model bisnis kami secara mendasar dan mencapai perbaikan struktural yang berkelanjutan,” tambahnya.

Ducati sendiri sebenarnya telah merampingkan sejumlah model mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Model Panigale V2, Streetfighter V2, Monster, Multistrada V2, Hypermotard V2, dan DesertX kini semuanya berbagi satu platform mesin V-twin 890cc yang sama.

Ini juga bukan pertama kalinya rumor penjualan Ducati mencuat sebab isu serupa pernah muncul sebelumnya pada tahun 2020, 2017, dan 2015.

Saat ini, Ducati mempekerjakan sekitar 2.000 karyawan.

Mereka menutup tahun 2025 dengan mengirimkan 50,895 unit motor ke seluruh dunia, angka yang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu 54.495 unit pada 2024, 58.224 unit pada 2023, dan 61.562 unit pada 2022.

Selain membahas masa depan struktur kepemilikan perusahaan, MCN juga bertanya kepada sang CEO mengenai alasan mengapa Ducati tidak memproduksi motor berkapasitas mesin kecil untuk pasar berkembang seperti India.

Langkah memproduksi motor bermesin kecil tersebut baru-baru ini diterapkan dengan sangat sukses oleh Triumph lewat lini produk 400 cc silinder tunggal mereka yang dibangun atas kerja sama dengan Bajaj Auto.

“Mungkin memiliki motor bermesin kecil untuk pasar Asia merupakan peluang komersial yang bagus, tetapi sebenarnya hal itu akan mengikis citra Anda,” jelas Domenicali.