GridOto.com - Duka terjadi di KM 71/B ruas tol Pandaan-Malang, Jawa Timur, sekitar pukul 19:30 WIB, (15/7/26).
Lima orang satu keluarga tewas saat pulang dari liburan setelah Honda CR-V berpelat nomor L 1720 CAY yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan maut.
Bodi Honda CR-V berwarna putih tersebut terkelupas mulai bumper depan sampai atap belakang, membuat kabin menganga lebar dan menancap di kolong truk tronton bernopol AD 8827 YA.
Informasinya, rombongan satu keluarga itu baru saja berlibur di kawasan Kota Batu dan hendak kembali ke kota Surabaya, Jatim.
Selain membuat lima orang meninggal, empat orang lain dikabarkan juga mengalami luka berat.
Istri sepupu korban, Kautsar Ramadhani menceritakan, kelima korban meninggal dunia itu merupakan satu keluarga besar.
Mobil mereka tergabung dalam satu rangkaian rombongan wisata dengan tiga mobil.
Dua mobil di antaranya jenis SUV, sedangkan satu mobil lainnya jenis sedan.
Mereka baru saja mengunjungi sebuah destinasi wisata keluarga kawasan Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
"Enggak ada firasat sama sekali. Saat berangkat ya masih ngobrol, masih bercanda, guyon. Kami sebagai keluarga juga kaget enggak punya firasat gitu. Enggak nyangka gitu," ujarnya saat ditemui di rumah duka, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, (16/7/26) dini hari, dilansir dari TribunJatim.
Rencana berlibur bersama dengan keluarga besar ini, bukan kegiatan yang diselenggarakan secara rutin.
Hanya saja, beberapa anggota keluarga ingin memanfaatkan kesempatan kali ini untuk berlibur ke Kota Batu.
Akan tetapi, Ramadhani dan sang suami memilih tidak mengikuti kegiatan liburan tersebut sejak awal karena masih memiliki aktivitas yang belum dapat ditinggalkan.
Namun, ia tak menyangka, kejadian kecelakaan tersebut menimpa rombongan mobil yang ditumpangi oleh keluarga besarnya.
Padahal, sebelum rombongan tersebut berangkat pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, masih bercengkrama dan mengobrol seperti biasanya.
Mengenai kondisi para korban kecelakaan di Tol Pandaan-Malang ini, Ramadhani mengungkapkan, dari lima orang yang meninggal dunia, empat di antaranya tak bernyawa di dalam mobil yang ringsek akibat benturan.
Sedangkan satu orang lainnya dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Kelima jenazah sudah dievakuasi ke kamar jenazah Kompartemen Dokpol RS Bhayangkara Porong, Sidoarjo. Identitasnya sebagai berikut:
1. MI (37), sopir Honda CR-V
2. MH (36), istri MI
3. HH (39), kakak kandung MI
4. HN (38), kakak kandung MI
5. WPP (2), anak kandung HH.
Kemudian, empat orang lainnya dikabarkan mengalami luka berat dan sedang menjalani perawatan medis di RSUD Bangil dan RS Mitra Sehat Medika Pandaan, meliputi:
1. QJ (8), anak HH
2. UH (19), keponakan HH
3. WPC (2), anak kandung HH
4. ZA (12), anak kandung HN.
"WPP yang meninggal dunia ini, merupakan saudara kembar dari korban yang masih dirawat WPC, anaknya Mbak HH (korban meninggal dunia)," pungkas Ramadhani.
Rencananya kelima korban meninggal dunia bakal dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pegirian Surabaya.
Sementara Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno menjelaskan kronologi kecelakaan dahsyat tersebut.
Berawal Honda CR-V melaju dari arah Malang menuju Surabaya di lajur lambat dengan membawa sembilan orang, termasuk pengemudi.
"Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi Honda CRV diduga kuat kehilangan konsentrasi karena mengantuk (microsleep)," ujarnya, (16/7/26), dilansir dari Kompas.com.
"Akibatnya, kendaraan (CR-V,-red) oleng ke kiri masuk ke bahu jalan, menabrak pembatas jalan (guardrail), lalu terpental menghantam truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi AD 8827 YA yang sedang berhenti di bahu jalan," jelas Joko.
Akibat benturan keras, bagian depan dan kabin CR-V terkelupas parah.
Sementara itu, truk tronton yang ditabrak hanya mengalami kerusakan pada bumper belakang sebelah kanan.
Polisi menyebut posisi akhir kedua kendaraan berada di bahu jalan menghadap ke arah utara.
Diketahui, pengemudi truk tronton tersebut bernama Sukasdi, warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Sukasdi dan kernetnya dilaporkan selamat tanpa luka sama sekali.