Sukses Urai Macet! Ternyata Ini Strategi Secure Parking Indonesia Atur Jutaan Pengunjung PRJ 2026

By Kamis, 16 Juli 2026 | 15:30 WIB

Kawasan gate menuju PRJ 2026 (dok Secure Parking Indonesia)

Manajemen SPI menekankan bahwa kunci utama keberhasilan mengurai kemacetan ini terletak pada kemampuan membaca situasi lapangan secara cepat dan tepat.

"Mengelola parkir pada event berskala besar seperti Jakarta Fair bukan hanya soal melayani kendaraan dalam jumlah besar. Tantangan utamanya adalah menjaga agar mobilitas tetap mengalir ketika pola kedatangan dan kepulangan pengunjung terus berubah. Karena itu, setiap titik akses harus terus dipantau sehingga potensi kepadatan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi antrean yang mengganggu kenyamanan pengunjung," ujar Andiyanto, General Manager Operation SPI.

Kenyamanan dalam sebuah festival berskala nasional memang sudah harus dimulai sejak roda kendaraan pengunjung memasuki area gerbang luar.

Akses masuk yang lancar, sirkulasi pencarian tempat yang terkendali, hingga ketertiban saat antre keluar pasca-acara selesai merupakan indikator penting yang menentukan kepuasan pengalaman pengunjung secara keseluruhan.

Pihak manajemen tertinggi SPI menegaskan bahwa pengelolaan parkir modern kini sudah berevolusi menjadi bagian dari infrastruktur utama yang menopang keberhasilan sebuah acara besar, bukan lagi sekadar urusan menyediakan sepetak lahan kosong untuk menaruh kendaraan.

"Semakin besar skala sebuah event, semakin penting pula peran infrastruktur pendukung yang bekerja di balik layar. Pengunjung mungkin datang untuk menikmati pameran, konser, atau berbelanja, tetapi seluruh pengalaman tersebut dimulai sejak mereka memasuki kawasan. Ketika mobilitas dapat dikelola dengan baik, seluruh ekosistem acara ikut bekerja lebih efektif," kata Rustam Rachmat, Managing Director SPI.

Keberhasilan menjaga kelancaran selama 32 hari penuh tanpa henti ini membuktikan bahwa ekosistem besar seperti Jakarta Fair dapat bergerak harmonis berkat sinergi sistem pendukung yang kuat di belakangnya.