GridOto.com - Pengereman mobil memanfaatkan tekanan dari minyak rem.
Minyak rem dibuat sedemikian rupa agar mampu meneruskan tekanan dari master rem ke kaliper.
Maka dari itu peran minyak rem ini sangat penting.
Senyawa minyak rem ini lama kelamaan akan menyerap uap air di udara.
Minyak rem yang menyerap uap air terlalu banyak bisa menggangu sistem pengereman.
Hal ini disampaikan oleh Kuntarto Rahmat pemilik bengkel Goebuk Tune-Up di Jakarta Timur.
Baca Juga: Selain Bikin Rem Tetap Pakem, Ini Manfaat Lain Bersihkan Pengereman
"Biasanya minyak rem bisa dipakai efektif sekitar dua tahun saja, baik DOT 3 atau DOT 4," buka Kuntarto.
"Kalau uap air sudah melebihi 5% jika diukur dengan alat khusus maka sudah lebih baik diganti baru," jelasnya.
Jika tidak maka terbentuknya gelembung udara palsu sangat mungkin terjadi.
Angin palsu ini terbentuk karena panas yang terjadi pada minyak rem.
Jika sampai ada gelembung angin palsu maka bisa dirasakan langsung pedal rem akan semakin dalam.