"Semua bentuk alat bukti yang disampaikan oleh masyarakat tentu kita dalami, termasuk rekaman CCTV sudah juga kita pelajari. Semuanya akan kita dalami dan kemudian dianalisa terhadap identitas pelaku," ujarnya.
Terkait informasi yang beredar para pelaku diduga berada di kawasan Loa Janan, Asriadi mengatakan pihaknya belum dapat memastikan karena masih melakukan analisis terhadap seluruh bukti yang diperoleh.
"Kita belum tahu, masih kita analisa rekaman-rekaman CCTV maupun informasi yang kita dapatkan," katanya.
Ia juga memastikan hingga saat ini belum ada pelaku yang diamankan dalam kasus tersebut.
"Belum ada pelaku yang diamankan," ujar Asriadi.
Meski demikian, polisi memastikan proses penyelidikan terus berjalan dan anggota di lapangan masih melakukan pencarian terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.