Jarang Diketahui, Tiga Langkah Mudah Ini Bikin Aki Kering Mobil Bekas Awet Tahunan

By Rabu, 15 Juli 2026 | 15:45 WIB

Ilustrasi aki kering mobil bekas (Ryan/GridOto )

Gridoto.com - Aki maintenance free (MF) atau umum disebut aki kering sudah lumrah digunakan pada mobil bekas.

Seperti yang kalian ketahui, aki kering memiliki beberapa kelebihan yakni enggak perlu mengisi ulang cairan elektrolit asam sulfat (H2SO4) ke dalamnya.

Aki kering bisa meregenerasi cairan elektrolitnya sendiri sehingga arus listrik yang dihasilkan akan tetap konstan.

Akan tetapi, walau disebut minim perawatan, tapi aki kering masih tetap perlu perawatan lainnya.

Ini 3 cara untuk merawat aki kering pada mobil agar lebih awet.

Ilustrasi Aki Kering (ryan/gridoto.com)

1. Beban Arus Listrik

Enggak sedikit orang yang menambahkan aksesoris kelistrikan secara berlebihan melebihi kemampuan aki mobil tersebut.

Beban arus listrik yang melebihi kemampuan ini membuat arus listrik pada aki akan tersedot lebih bebas.

"Alternator sudah tidak mampu mengisi arus listrik dengan cepat namun aksesoris kelistrikan membutuhkan suplai yang besar, hasilnya akan tekor," buka Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77.

Kondisi ini akan menyebabkan aki soal lebih cepat.

Sudah pasti umur aki kering akan cepat berkurang dan harus diganti dengan aki baru.

Sebaiknya, jangan gunakan aksesori kelistrikan berlebihan agar aki kering tidak terbebani.

Ilustrasi endapan pada terminal aki mobil (Dylan Andika/GridOto.com)

2. Arus Listrik Aki

Kondisi arus listrik pada aki kering harus dijaga konstan agar saat dibutuhkan tidak mengalami masalah.

Menjaga arus listrik pada aki mobil bisa dengan mengecek secara berkala dengan bantuan voltmeter eksternal.

"Kalau mobil canggih seperti saat ini biasanya di panel cluster ada indikator voltase arus listrik ada aki mobil," bilang Kode, panggilannya.

"Kalau voltase aki kering di bawah 12 volt, lebih baik lakukan cas ulang arus listrik sebelum menghidupkan mobil," tambahnya.

Kalau arus listrik tidak turun jauh, bisa juga dengan menghidupkan mobil beberapa saat untuk melakukan pengisian dari alternator.

3. Terminal Aki

Agar aki bisa bekerja dengan baik pada sistem kelistrikan, maka terminal aki penting untuk diperhatikan terutama kekencangan baut-baut kepala aki.

"Cek secara reguler kekencangan kepala aki baik terminal positif atau negatif, pastikan kencang," jelas Kode.

Kepala aki yang tidak kencang akan mempengaruhi aliran arus listrik dan sistem pengisian.

"Biasanya sistem pengisian engak optimal pasti arus listrik di dalam aki drop dan menyebabkan aki soak lebih cepat," tutupnya.

Jadi pastikan baut atau mur kepala aki kencang dengan baik.

Itulah dia tiga langkah mudah bikin aki kering di bobil bekas awet tahunan.

Baca Juga: Sering Disepelekan, Ciri-Ciri Ini Menandakan Kaliper Rem Mobil Bekas Minta Ganti