GridOto.com - Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer blak-blakan menyebut ada masalah internal pada mesin motor MotoGP mereka.
Seperti diketahui, sepanjang musim ini motor RC16 milik KTM sering dilanda berbagai masalah teknis.
Mulai dari kerusakan kopling sampai gangguan pada komponen pengatur ketinggian motor (ride-height device).
Namun, masalah yang paling bikin cemas adalah mesin yang tiba-tiba mati tanpa peringatan.
Contoh paling fatal terjadi saat Pedro Acosta sedang memimpin balapan di GP Catalunya.
Insiden mesin mati mendadak itu pun memicu kecelakaan hebat bagi Alex Marquez yang saat itu melaju tepat di belakangnya.
Melansir Crash, KTM sempat dirumorkan sengaja menurunkan performa mesin akibat masalah ini.
Sementara itu, saat mesin motor Acosta berkali-kali mati lagi di Assen (GP Belanda), masalah sensor akibat melindas kerb pembatas jalan disebut-sebagai biang keladinya.
Baca Juga: Lagu Indonesia Raya Berkumandang di MotoGP Jerman, Tragedi Red Flag Untungkan Kiandra Ramadhipa
Untungnya, rangkaian balapan di GP Jerman kemarin bisa dilewati KTM tanpa kendala teknis yang terlihat jelas.
Beirer mengakui bahwa akar masalah pada mesin tersebut belum sepenuhnya teratasi.
Namun, karena adanya aturan pembekuan pengembangan mesin (engine freeze) dan aturan homologasi di MotoGP, KTM harus mengantongi persetujuan dari pabrikan rival terlebih dahulu jika ingin mengganti komponen mesin.
"Situasinya tidak mudah, ada sesuatu yang salah di dalam mesin kami. Kami tahu risiko ini masih ada pada beberapa komponen." ujar Pit Beirer kepada Sky Italia.
"Ada masalah yang harus kami selesaikan. Bahkan ada beberapa mesin yang sama sekali tidak bisa kami gunakan demi alasan keselamatan. Kami harus memanfaatkan jeda musim panas ini untuk membereskannya."
Beirer kemudian memberi kode bahwa Aprilia sudah memberikan lampu hijau bagi KTM untuk membongkar segel mesin RC16 mereka.
"Saya ingin berterima kasih kepada Fabiano Sterlacchini dan Massimo Rivola dari Aprilia yang sudah bersedia membantu kami," tambahnya.
Seiring dengan rencana pengenalan mesin baru 850 cc pada tahun 2027, spesifikasi mesin 1.000 cc yang digunakan saat ini memang sudah dibekukan untuk Aprilia, Ducati, dan KTM sejak awal musim 2025.
Baca Juga: Hasil MotoGP Jerman, Marc Marquez Pertegas Titel Raja Sachenring sampai Balapan Mirip Touring
Mengingat masalah mesin KTM baru muncul di musim ini, besar kemungkinan ada kesalahan pada proses produksinya.
Di sisi lain, Honda juga ikut masuk dalam aturan pembekuan mesin setelah status konsesinya naik per tahun 2026.
Sementara itu, Yamaha yang masih berada di Konsesi Peringkat D, menjadi satu-satunya pabrikan yang masih bebas mengembangkan mesin mereka.
Akibat rentetan masalah ini, Pedro Acosta yang sempat bersinar setelah memenangkan balapan Sprint pembuka musim di Buriram kini harus rela merosot ke posisi ketujuh dalam klasemen sementara kejuaraan dunia.