"Situasinya tidak mudah, ada sesuatu yang salah di dalam mesin kami. Kami tahu risiko ini masih ada pada beberapa komponen." ujar Pit Beirer kepada Sky Italia.
"Ada masalah yang harus kami selesaikan. Bahkan ada beberapa mesin yang sama sekali tidak bisa kami gunakan demi alasan keselamatan. Kami harus memanfaatkan jeda musim panas ini untuk membereskannya."
Beirer kemudian memberi kode bahwa Aprilia sudah memberikan lampu hijau bagi KTM untuk membongkar segel mesin RC16 mereka.
"Saya ingin berterima kasih kepada Fabiano Sterlacchini dan Massimo Rivola dari Aprilia yang sudah bersedia membantu kami," tambahnya.
Seiring dengan rencana pengenalan mesin baru 850 cc pada tahun 2027, spesifikasi mesin 1.000 cc yang digunakan saat ini memang sudah dibekukan untuk Aprilia, Ducati, dan KTM sejak awal musim 2025.
Baca Juga: Hasil MotoGP Jerman, Marc Marquez Pertegas Titel Raja Sachenring sampai Balapan Mirip Touring
Mengingat masalah mesin KTM baru muncul di musim ini, besar kemungkinan ada kesalahan pada proses produksinya.
Di sisi lain, Honda juga ikut masuk dalam aturan pembekuan mesin setelah status konsesinya naik per tahun 2026.
Sementara itu, Yamaha yang masih berada di Konsesi Peringkat D, menjadi satu-satunya pabrikan yang masih bebas mengembangkan mesin mereka.
Akibat rentetan masalah ini, Pedro Acosta yang sempat bersinar setelah memenangkan balapan Sprint pembuka musim di Buriram kini harus rela merosot ke posisi ketujuh dalam klasemen sementara kejuaraan dunia.