Baca Juga: Sampai Kapan Innova Reborn Diproduksi, Ini Kata Petinggi TMMIN
Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai budaya kerja industri sejak dini, seperti disiplin, efisiensi, ketelitian, keselamatan kerja, kemampuan bekerja secara kolaboratif, serta kepatuhan terhadap standar operasional.
"Pendidikan dan industri tidak bisa lagi berjalan terpisah. Link and match adalah syarat penting untukmelahirkan lulusan yang relevan. Sekolah menyiapkan kompetensinya, industri turut membentuknya," tambah Nandi.
Sebelum menjangkau Lombok, program pembinaan pendidikan vokasi TMMIN telah dijalankan di berbagai SMK binaan yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk 29 SMK binaan di Pulau Jawa.
Kehadiran program di Lombok menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan untuk memperluas manfaat pengembangan pendidikan vokasi ke berbagai daerah.
Sehingga semakin banyak siswa memperoleh akses terhadap pembelajaranyang relevan dengan kebutuhan industri.
Melalui kolaborasi yang kuat antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri, TMMIN berharap dapat turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan vokasi di Indonesia yang semakin berkualitas.