GridOto.com - Nafsu pelajar SMA mengubah Toyota Agya yang awalnya utuh menjadi seonggok rongsokan.
Seluruh bodi sampai kaki-kaki hancur lebur ditendang besi berjalan alias kereta api (KA) Batu Bara Rangkaian Panjang (Babaranjang).
Insiden itu terjadi di perlintasan resmi KM 126+9 antara stasiun Tulung Buyut dan Negara Ratu wilayah Negara Ratu, kabupaten Lampung Utara, Lampung, (14/7/26) pagi.
Akibat kecelakaan itu, dua orang yang berada di dalam kabin Agya berwarna putih itu mengalami luka berat.
LCGC yang mereka tumpangi teronggok di tepi rel usai terpental kena hantam lokomotif.
Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut.
"Perlintasan ini merupakan perlintasan resmi dan dijaga oleh personel Dishub," kata Zaki saat dihubungi, (14/7/26) melansir Kompas.com.
Zaki menjelaskan, kecelakaan melibatkan KA Babaranjang Nomor 4049 relasi Tanjung Enim-Tarahan dengan LCGC Toyota Agya berwarna putih.
Sebelum melintas di perlintasan, masinis telah berulang kali membunyikan semboyan 35 atau klakson kereta sebagai peringatan kepada pengguna jalan.
"Semboyan ini dibunyikan sebagai tanda akan ada KA yang melewati perlintasan tersebut, dan pengendara jalan agar berhenti sebelum perlintasan," ujarnya.
Baca Juga: Penumpang Kijang Innova Terlempar Keluar Kabin, Bodi Terlipat Ditebas Ular Besi Berjalan
Namun, Agya yang dikemudikan anak SMA tersebut diduga tetap melaju dan menerobos perlintasan meski peringatan telah diberikan.
Akibatnya, benturan hebat tidak dapat dihindari. Bagian depan Agya terburai, sementara dua orang dilaporkan mengalami luka berat.
Sementara itu, sejumlah video yang beredar di media sosial menyebutkan korban merupakan pelajar SMA yang sedang berangkat ke sekolah.
Namun, PT KAI masih melakukan pendataan terhadap identitas korban serta menghimpun keterangan di lokasi kejadian.