"Dalam kondisi normal tapak ban depan pasti lebih cepat habis daripada belakang," tegas Kode.
"Karena ban depan yang melakukan steering dan menahan bobot saat pengereman," terusnya.
Dalam hal ini, ban depan memiliki peran lebih besar dalam pengendalian mobil selama pemakaian.
Tapak ban depan yang habis duluan bisa menyebabkan gejala understeer karena ban depan kehilangan grip.
Jika tapak ban depan sudah habis harus dirotasi dengan ban belakang yang kembangannya masih tebal.
"Otomatis keausannya lebih merata, daya cengkeram dari tapak ban yang menapak di jalan juga lebih seimbang," tutup kode.
Baca Juga: Ternyata Aki Mobil Bekas Bisa Rusak Karena Hal Sepele Ini Gaes