Bikin Kepala Kejedot, Ini Dua Tanda Sokbreker Bagasi Mobil Bekas Mulai Lemah

By Selasa, 14 Juli 2026 | 19:35 WIB

Ilustrasi sokbeker pintu bagasi mobil bekas (Rayhan Haikal/GridOto.com)

GridOto.com - Pintu bagasi mobil bekas yang bukaannya ke atas rata-rata menggunakan sokbreker hidraulis untuk membuka dan menahan pintu.

Sokbreker hidraulis ini juga akan menahan pintu bagasi Saat dibuka.

Umumnya, mobil menggunakan dua sokbreker hidraulis di sisi kiri dan kanan pintu mobil.

Namun, ada kondisi dimana sokbreker hidraulis mobil mengalami kerusakan.

Ini dua tanda sokbreker hidraulis pintu bagasi mobil mulai lemah.

Sokbreker pintu bagasi Mitsubishi Pajero Sport 2016 (PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia)

1. As Sokbreker Hidraulis Rembes Oli

Komponen sokbreker hidraulis ini menggunakan oli khusus di bagian dalam agar bisa menahan pintu bagasi.

Saat terus menerus dipakai membuat bagian sil karet sokbreker hidraulis tidak mampu lagi menahan tekanan oli di dalam.

"Sokbreker hidraulis akan terlihat ada oli yang menempel, ini menandakan bahwa sil karet lemah dan bocor," buka Kode, pemilik Bengke Mobil 77.

Kalau oli di sokbreker hidraulis ini berkurang, maka kemampuannya jelas akan menurun.

Sokbreker hidraulis tidak akan mampu lagi menahan pintu bagasi saat terbuka.

2. Pintu Bagasi Turun

Saat dibuka penuh pintu bagasi mobil enggak boleh turun.

"Kalau saat dibuka penuh tapu perlahan-lahan pintu turun, ini menandakan sokbreker hidraulis sudah mulai lemah," jelas pria yang bengkelnya ada di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.

"Sokbreker hidraulis yang mulai lemah ini sudah tidak mampu lagi menahan bobot pintu bagasi mobil yang cukup berat," tambahnya.

Kondisi ini jelas sangat berbahaya karena pintu bagasi bisa saja menutup secara tiba-tiba.

Akan lebih baik, sokbreker hidraulis pintu bagasi yang sudah mulai lemah diganti dengan yang baru.

Itulah dia dua tanda jika sokbreker bagasi mobil bekas mulai lemah.

Baca Juga: Ternyata Aki Mobil Bekas Bisa Rusak Karena Hal Sepele Ini Gaes