GridOto.com - Meroketnya harga bahan bakar tentu membuat pengguna kendaraan salah satunya diesel jadi yang paling terdampak.
Karena kenaikan ini memaksa para pemilik mobil diesel merogoh kocek lebih dalam buat yang terbiasa membeli solar kualitas tinggi seperti Pertamina Dec.
Namun dengan kondisi tersebut, membuat sebagian pengendara mempertimbangkan alternatif lain, seperti beralih ke bahan bakar bersubsidi, Biosolar.
Namun, amankah keputusan ini bagi mesin kendaraan?
Pemilik bengkel Jakarta Diesel Squad (JDS), Erick Budiman, mengingatkan adanya konsekuensi buruk dari keputusan penurunan kelas bahan bakar ini.
"Menurunkan penggunaan bahan bakar pada mobil diesel jelas akan berdampak dan berpotensi meningkatkan masalah teknis," buka Erick Budiman dikutip GridOto.
Ia melanjutkan bahwa gangguan tersebut umumnya menyerang komponen vital pada mesin diesel masa kini.
Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina 1 Juli 2026, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Dimurahkan
"Masalah teknis ini biasanya akan bermasalah di injektor jika mobil sudah menganut teknologi modern commonrail," jelasnya.
Ancaman utama berasal dari tingginya kandungan sulfur pada Biosolar yang mencapai 2.500 ppm.
Dalam jangka panjang, tingginya kadar sulfur ini bakal merusak kesehatan injektor.