Adapun satu-satunya korban yang selamat adalah Azikra (17), anak Yuniarti.
Pelajar kelas XII SMA Negeri 2 Lahat itu mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit YMC Lampung Tengah.
Jenazah keempat korban kemudian dipulangkan ke Kabupaten Lahat. Mereka tiba secara bertahap di rumah duka pada Minggu pagi.
Berdasar pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan adanya persoalan pada kondisi jalan maupun cuaca ketika kecelakaan terjadi.
Jalan tol di lokasi kejadian dalam kondisi lurus dengan permukaan beton bergaris atau grooving.
Cuaca saat itu juga dilaporkan cerah, sementara arus lalu lintas relatif normal.
Karena itu, penyelidikan awal mengarah pada dugaan kelalaian pengemudi yang kehilangan konsentrasi saat mengemudikan Avanza.
Baca Juga: Tertidur Saat Mengemudi, Toyota Avanza Isi 9 Orang Hancur Tewaskan 2 Anggota Keluarga di Tol Permai
"Tidak ditemukan indikasi faktor cuaca maupun kondisi jalan sebagai penyebab utama. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu faktor human error karena pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk," ujar Ayu.
Truk trailer yang ditabrak dikemudikan oleh Erwan (36), warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Saat kecelakaan terjadi, truk tersebut disebut berada di jalurnya.
Pengemudi truk tidak mengalami luka. Namun, bagian belakang truk mengalami kerusakan akibat benturan dari Avanza.
Sementara itu, kerusakan paling parah terjadi pada bagian depan mobil keluarga korban.