GridOto.com- Water separator menjadi salah satu komponen penting pada mesin diesel yang sering luput dari perhatian pemilik kendaraan.
Padahal, komponen ini berfungsi memisahkan kandungan air dari bahan bakar solar sebelum dialirkan menuju sistem injeksi.
Pemilik Surya Mas Diesel di Kemanggisan, Jakarta Barat, Mohamad Sobirin mengatakan water separator sebaiknya dikuras secara berkala agar air yang mengendap tidak ikut masuk ke sistem bahan bakar.
"Solar itu kadang ada kandungan airnya, bisa dari tangki atau kualitas solar. Makanya air yang ngendap di water separator harus dibuang," ujar Sobirin kepada GridOto.
Baca Juga: Filter Solar Jarang Diganti, Siap-siap Hadapi Kerusakan Mahal di Mobil Diesel
Jika dibiarkan terlalu lama, air yang menumpuk bisa lolos menuju pompa tekanan tinggi maupun injektor.
Akibatnya, komponen pada sistem common rail berisiko mengalami karat, penyumbatan, hingga penurunan performa karena pelumasan dari bahan bakar menjadi tidak maksimal.
Sobirin menjelaskan, gejala yang sering muncul ketika air sudah masuk ke sistem bahan bakar ialah mesin terasa pincang dan tenaga berkurang.
"Kalau air sudah ikut ke injektor, mesin biasanya brebet, tenaganya hilang, kadang langsamnya juga enggak stabil," jelasnya.
Baca Juga: Mobil Diesel di Jateng dan DIY Sudah Bisa Isi Solar B50, Stok di SPBU Ready