GridOto.com - Masih banyak pemilik mobil yang menganggap kaca film semakin gelap berarti semakin mampu menghalau panas dari luar.
Padahal, tingkat kegelapan bukan satu-satunya faktor yang menentukan kemampuan kaca film dalam mengurangi panas yang masuk ke dalam kabin.
Kemampuan tersebut juga dipengaruhi spesifikasi teknis lain, salah satunya Infra Red Rejection (IRR) atau kemampuan kaca film menolak radiasi inframerah yang menjadi sumber panas dari sinar matahari.
Selain itu, fitur High Heat Rejection juga bisa jadi andalan untuk menolak atau memantulkan radiasi panas matahari, sehingga suhu di dalam ruangan atau kabin tetap sejuk.
Baca Juga: Ini Sebabnya Kenapa Kaca Film Mobil Kebanyakan Berwarna Hitam
Founder Pengepul Mobil, Jacki Suwandi, mengatakan produk kaca film yang dikembangkannya mengutamakan kemampuan menolak panas tanpa harus mengorbankan visibilitas dari dalam kabin.
"Ini ada produk kaca film Pengepul Mobil Window Film, yaitu bisa tolak panas seratus persen namun jernih di bagian dalamnya," ujar Jacki.
Karena itu, kaca film dengan tingkat kegelapan lebih terang belum tentu memiliki kemampuan menolak panas yang lebih rendah dibanding kaca film yang lebih gelap.
Sebaliknya, kaca film yang memiliki spesifikasi penolakan panas tinggi tetap dapat membantu mengurangi panas meski tampilannya relatif lebih jernih dari dalam kendaraan.
Jacki menjelaskan, salah satu seri kaca film yang diperkenalkan Pengepul Mobil menggunakan warna Cool Gray dengan tingkat kegelapan 20 persen yang tetap mempertahankan kemampuan menolak panas.
Baca Juga: Mobil Sering Dijemur di Bawah Matahari, Bikin Kaca Film Cepat Rusak?
"Pada seri produk dengan tingkat kegelapan 20 persen menjadi benar transparan, namun tetap maksimal tolak panasnya," jelas Jacki.
Karena itu, sebelum membeli kaca film, pemilik kendaraan sebaiknya tidak hanya melihat persentase kegelapannya, tetapi juga memperhatikan spesifikasi teknis seperti nilai IRR maupun teknologi insulasi panas yang digunakan agar sesuai dengan kebutuhan berkendara.