GridOto.com- Saat memilih kaca film mobil, banyak pemilik kendaraan hanya memperhatikan tingkat kegelapannya tanpa memahami arti spesifikasi yang tertera pada produk.
Padahal, terdapat dua parameter penting yang perlu diketahui, yakni Visible Light Transmission (VLT) dan Infra Red Rejection (IRR) karena keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Founder Pengepul Mobil, Jacki Suwandi, mengatakan masih banyak konsumen yang belum memahami perbedaan kedua istilah tersebut saat memilih kaca film.
"Banyak konsumen memilih kaca film hanya berdasarkan tingkat gelapnya, padahal ada spesifikasi lain yang juga perlu diperhatikan agar sesuai dengan kebutuhan penggunaan kendaraan," ujar Jacki.
VLT merupakan persentase cahaya tampak yang dapat diteruskan kaca film ke dalam kabin kendaraan.
Baca Juga: Mobil Sering Dijemur di Bawah Matahari, Bikin Kaca Film Cepat Rusak?
Semakin tinggi nilai VLT, semakin banyak cahaya yang masuk sehingga visibilitas pengemudi dari dalam kabin umumnya tetap baik, terutama saat malam hari.
Berbeda dengan VLT, Infra Red Rejection (IRR) menunjukkan kemampuan kaca film dalam menolak radiasi inframerah yang menjadi salah satu sumber panas dari sinar matahari.
Semakin tinggi nilai IRR, maka semakin besar pula kemampuan kaca film mengurangi panas yang masuk ke dalam kabin.
Jacki menjelaskan, kemampuan menolak panas tidak selalu ditentukan oleh tingkat kegelapan kaca film.
"Karena itu, pengguna sebaiknya tidak hanya melihat persentase kegelapan, tetapi juga memperhatikan spesifikasi seperti IRR dan VLT agar kaca film yang dipilih sesuai kebutuhan," jelasnya.