Ternyata Beli Oli Mesin Buat Mobil Bekas Wajib Cek Tiga Bagian Ini

By Minggu, 12 Juli 2026 | 12:48 WIB

Ilustrasi ganti oli mesin mobil bekas (Dok.Otomotif)

GridOto.com - Pemilik mobil bekas harus tahu, tiga bagian ini wajib diperhatikan saat beli oli mesin mobil.

Beragam jenis oli mesin untuk mobil banyak dijual di pasaran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Namun asal dalam memilih oli mesin malah bisa mengurangi fungsi oli serta kerja mesin itu sendiri.

Saat memilih oli mesin, beberapa bagian yang harus diperhatikan yaitu:

1. Grade Oli

Oli mesin Aisin 0W-20 GreenTech+ bisa digunakan pada mobil LCGC

Umumnya di Indonesia menggunakan standarisasi oli API (American Petroleum Institute).

Disertai huruf seperti SM, SN, SP untuk oli bensin dan CF, CG, atau CH untuk oli diesel.

"Huruf grade tersebut mengacu kurun waktu standarisasi oli mengikuti perkembangan mesin," terang Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77.

"Semakin tinggi abjadnya semakin baru standarnya, sesuai dengan kebutuhan mesin modern," terusnya.

Disarankan oli untuk mobil mesin bensin modern menggunakan oli SN atau SP serta mesin diesel oli CF atau CG.

2. Viskositas atau Kekentalan Oli

Perhatikan Angka Viskositas Oli Mesin Mobil yang Digunakan (Radityo Herdianto / GridOto.com)

"Oli mesin ada yang encer seperti 0W atau kental seperti 20W itu menyesuaikan dengan kerapatan komponen mesin," jelas Andy di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.

Lanjut Alvin, rata-rata mesin mobil sekarang sudah pakai oli encer karena celah komponen yang lebih rapat.

Sehingga percepatan pelumasan komponen sesuai, tidak ada bagian yang tidak terlumasi.

"Kalau mesin rapat pakai oli kental ada celah yang tidak bisa terlumasi, akhirnya cepat aus," sebut Andy.

3. Molekul Base Oil

PTT Oil 5W-50 Full Synthetic (Radityo Herdianto / GridOto.com)

"Yang banyak orang tahu oli mesin ada jenis mineral, semi synthetic, dan fully synthetic," ujarnya.

Base oil yang digunakan berpengaruh pada karakter oli mesin itu sendiri untuk pelumasan.

Seperti kandungan sintetik yang lebih mendominasi, oli mesin bisa dibuat menyesuaikan kebutuhan.

Seperti oli ECO untuk pelumasan yang bikin irit bahan bakar, atau oli performa yang dirancang tahan suhu tinggi.

"Unsur sintetik juga dibuat dengan molekul seragam, mengisi celah komponen untuk pelumasan yang lebih sempurna," tutup Andy.

Baca Juga: Intip Daftar Harga Mobil Bekas Toyota Calya 2020-2021, Benaran Semurah Ini?