Wuling Bidik Segmen City Car EV Lewat Aira, Harga Diupayakan di Bawah Rp 200 Juta

By , Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:05 WIB

Wuling Motors resmi membuka masa pre-book untuk mobil listrik terbarunya, Wuling Aira EV. (Adam Samudra)

GridOto.com - Wuling Motors optimistis pasar mobil listrik kompak di Indonesia masih memiliki potensi besar.

Hal itu menjadi alasan perusahaan menghadirkan Wuling Aira EV sebagai model baru yang menyasar kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.

Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengatakan Wuling Aira tidak menggantikan lini EV yang sudah ada, melainkan akan melengkapi pilihan kendaraan listrik Wuling di Indonesia.

"Wuling Aira ini adalah produk baru, model baru. Produk EV yang saat ini masih kami hasilkan tetap dipasarkan karena kami melihat kedua produk ini memiliki keunggulan yang berbeda," ujar Ricky Christian di Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, masing-masing model memiliki karakter konsumen yang berbeda sehingga diyakini dapat saling melengkapi.

"Kami melihat Wuling EV dan Wuling Aira ini memiliki peminatnya sendiri-sendiri dan harapannya kedua produk ini bisa diterima dengan baik di pasar," katanya.

Ricky menilai pasar city car listrik di Indonesia memiliki prospek yang cukup menjanjikan.

Mobil listrik kompak dinilai cocok digunakan berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga keluarga yang membutuhkan kendaraan kedua.

"Kami melihat potensinya cukup luas, mulai dari usia muda hingga yang lebih senior, baik sebagai mobil tambahan, mobil untuk aktivitas akhir pekan maupun kendaraan harian, terutama di perkotaan," jelasnya.

Baca Juga: Sebentar Lagi Bakal Dijual, Segini Kapasitas Baterai Wuling Aira EV

Selain itu, kendaraan listrik juga dinilai menawarkan efisiensi biaya operasional dibanding mobil bermesin konvensional.

Ricky juga menyinggung tingginya minat masyarakat terhadap layanan car sharing berbasis kendaraan listrik sebagai salah satu indikator pertumbuhan segmen tersebut.

"Bahkan ketika kami melihat data City Car EV, kendaraan listrik cukup diminati dan mendominasi sekitar 30 persen. Jadi kami melihat keberlanjutan segmen city car EV ini sangat positif," ungkapnya.