Namun, baru sekitar 500 meter, bus kembali diberhentikan oleh sepuluh orang yang langsung mengeroyok Julianto.
Saat itu, sopir cadangan Robin Josper sempat melerai pengeroyokan tetapi Robin pada akhirnya juga dikeroyok.
"Robin terkena lemparan batu pada kaki sebelah kiri hingga mengalami luka lecet dan mengeluarkan darah. Sebelum bus meninggalkan lokasi, para pelaku juga kembali melempari bus menggunakan batu sehingga mengakibatkan kaca samping sebelah kiri pecah," ujar Aswin.
Julianto melaporkan peristiwa ini ke Polsek Aek Natas.
Polisi mengumpulkan barang bukti dan mencari identitas pelaku.
"Saat ini, identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan. Polsek Aek Natas telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian dan akan terus melaksanakan penyelidikan serta proses penanganan perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tandas Aswin.