GridOto.com- Mesin diesel yang sulit dihidupkan saat pagi hari atau setelah lama terparkir bisa disebabkan oleh kerusakan pada glow plug atau busi pijar.
Komponen ini berfungsi memanaskan ruang bakar sebelum proses starter agar suhu di dalam silinder cukup untuk membakar bahan bakar solar.
Jika glow plug bermasalah, proses pembakaran awal menjadi terganggu sehingga mesin perlu distarter lebih lama sebelum akhirnya hidup.
Mohamad Sobirin, pemilik Surya Mas Diesel di Kemanggisan, Jakarta Barat, mengatakan gejala yang paling sering dikeluhkan pemilik mobil diesel adalah starter menjadi lebih berat saat mesin masih dingin.
"Kalau glow plug mulai mati, biasanya pagi-pagi mesin susah hidup. Distarternya jadi lebih lama, kadang harus beberapa kali baru nyala," ujar Sobirin.
Baca Juga: Siap-siap 1 Juli Bakal Dijual Biosolar B50, Ini Dampak ke Mobil Diesel
Menariknya, kondisi tersebut umumnya hanya terjadi saat temperatur mesin masih dingin.
Setelah mesin mencapai suhu kerja normal, mobil biasanya kembali mudah dihidupkan karena ruang bakar sudah cukup panas untuk memicu pembakaran solar.
Menurut Sobirin, banyak pemilik mobil diesel yang mengira aki lemah menjadi penyebab utama, padahal sumber masalahnya bisa berasal dari busi pijar yang sudah tidak bekerja optimal.
"Makanya jangan langsung vonis aki. Dicek dulu glow plug-nya masih panas semua atau ada yang sudah mati, karena gejalanya memang mirip," jelasnya.
Baca Juga: Bukan Fitur, Hal Ini yang Bikin Mobil Diesel Bekas Model Lawas Banyak Diburu
Selain membuat starter lebih berat, glow plug yang rusak juga dapat membuat pembakaran awal tidak sempurna sehingga mesin terasa pincang sesaat setelah hidup.
Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, proses starter yang berulang juga dapat membebani motor starter dan aki karena harus bekerja lebih lama setiap kali mesin dihidupkan.
"Kalau sudah ada gejalanya, lebih baik langsung dicek. Glow plug itu komponen kecil, tapi pengaruhnya besar buat starter mesin diesel, apalagi kalau mobil sering dipakai pagi hari," tutup Sobirin.