GridOto.com– Mesin diesel dikenal tangguh dan memiliki torsi besar, namun perawatannya juga memiliki sejumlah hal yang wajib diperhatikan pemilik kendaraan.
Jika diabaikan, beberapa kebiasaan sepele justru bisa memicu kerusakan komponen hingga biaya perbaikan yang tidak murah.
Pemilik Surya Mas Diesel di Kemanggisan, Jakarta Barat, Mohamad Sobirin, mengatakan salah satu hal yang sering dilupakan adalah langsung mematikan mesin setelah kendaraan digunakan menempuh perjalanan jauh.
"Kalau habis dipakai jalan jauh atau kerja berat, jangan langsung dimatiin. Kasih diem dulu sebentar biar putaran turbo turun, jadi suhunya ikut stabil," ujar Sobirin kepada GridOto.
Selain itu, kondisi filter solar juga perlu mendapat perhatian karena komponen tersebut berfungsi menyaring kotoran maupun kandungan air sebelum bahan bakar masuk ke sistem injeksi.
Baca Juga: Bisa Rontokkan Endapan, Begini Cara Rawat Mobil Diesel Biar Gak Kaget Pas Pakai B50
Filter solar yang terlambat diganti berisiko membuat suplai bahan bakar terganggu hingga memengaruhi kinerja injektor.
"Solar sekarang kualitasnya macam-macam, makanya filter jangan nunggu mampet baru diganti. Kalau kotor, injektor juga bisa ikut kena," jelasnya.
Sobirin juga mengingatkan pemilik mobil diesel agar mengenali beberapa gangguan yang umum terjadi, seperti saluran bahan bakar masuk angin, kebocoran kompresi atau ngobos, hingga fenomena diesel runaway.
Menurutnya, gejala-gejala tersebut tidak boleh disepelekan karena dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius apabila mobil tetap dipaksakan digunakan.
"Kalau mesin sudah mulai susah hidup, tenaga turun, atau muncul gejala yang enggak biasa, lebih baik langsung dicek. Jangan nunggu rusaknya tambah parah baru masuk bengkel," tutup Sobirin.