Bos Toyota Ungkap Kunci Industri Otomotif Indonesia, Bisa Makin Kuat

By , Jumat, 10 Juli 2026 | 21:45 WIB

Toyota Agya GR Sport dan New Agya Stylix yang tampil di booth Toyota di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 (TAM)

GridOto.com – PT Toyota Astra Motor (TAM) menegaskan bahwa keberhasilan industri otomotif tidak bisa diukur hanya dari banyaknya kendaraan yang terjual.

Menurut Toyota, yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh pelaku industri ikut membangun ekosistem otomotif nasional secara berkelanjutan.

Vice President Director PT Toyota Astra Motor, Jap Ernando Demily, mengatakan di balik satu unit kendaraan yang diproduksi terdapat rantai industri yang panjang dan melibatkan banyak sektor.

"Yang ingin kami tekankan adalah bahwa industri otomotif bukan hanya tentang menjual kendaraan, tetapi juga tentang membangun ekosistem," ujar Ernando kepada GridOto.com.

Ia menjelaskan, ekosistem tersebut mencakup investasi, fasilitas produksi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), industri komponen, logistik, jaringan dealer, layanan purnajual, hingga peluang ekspor.

"Di balik satu kendaraan terdapat rantai nilai yang panjang, mulai dari investasi, produksi, pengembangan SDM, industri komponen, logistik, jaringan dealer, layanan purnajual, hingga peluang ekspor," katanya.

Menurutnya, semakin kuat industri otomotif nasional, semakin besar pula kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan kemampuan industri dalam negeri, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Vice President Director PT Toyota Astra Motor, Jap Ernando Demily (Iday-GridOto )

"Semakin kuat industri otomotif nasional, semakin besar pula kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan kemampuan industri dalam negeri, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan," lanjutnya.

Saat ditanya apakah pernyataan tersebut berkaitan dengan banyaknya merek baru yang hanya melakukan perakitan kendaraan di Indonesia, ia menegaskan tidak ada maksud untuk menyindir pihak tertentu.

Baca Juga: Tipe Termurah Jadi Favorit, Ini Varian Toyota Veloz Hybrid Paling Laris

"Pernyataan tersebut tidak ditujukan kepada brand tertentu. Kami menghormati setiap perusahaan yang memiliki strategi bisnis masing-masing," jelas Ernando.

Ia mengatakan Toyota hanya ingin mengajak seluruh pelaku industri memberikan kontribusi lebih besar terhadap perkembangan industri otomotif nasional.