Gegerkan Jagat MotoGP, Ini Alasan Di Giannantonio Tega Tinggalkan Ducati Demi KTM

By , Jumat, 10 Juli 2026 | 20:00 WIB

Fabio Di Giannantonio, sukses jadi pemenang MotoGp Catalunya (Jose Jordan/AFP)

GridOto.com - Pembalap bintang Ducati, Fabio Di Giannantonio buka suara terkait alasan utama di balik keputusannya melepas kontrak pabrikan Ducati bersama tim VR46 demi tim pabrikan KTM pada musim 2027.

Pengumuman pembalap asal Italia tersebutmemastikan skuad pabrikan KTM tahun depan dirilis awal pekan ini, tepat sebelum gelaran Grand Prix Jerman dimulai.

Melansir Crash, Di Giannantonio, yang saat ini memegang kontrak resmi dari pabrikan Ducati di tim VR46, diketahui sempat bimbang di antara kedua pilihan tersebut selama proses negosiasi.

Namun, setelah akhirnya resmi menandatangani kontrak dengan KTM untuk bertandem dengan Alex Marquez, ia menjelaskan bahwa kesempatan untuk mengembangkan motor yang sesuai dengan gaya balapnya menjadi faktor penentu yang meyakinkannya untuk pindah.

"Tentu saja, saya selalu menaruh hormat dan pertimbangan besar kepada Ducati," ungkapnya kepada situs resmi MotoGP.

"Namun, di tim baru nanti, saya dan rekan setim saya akan menjadi pembalap utama."

"Jadi, dalam hal pengembangan motor, saya akan menjadi pemimpin jalannya pengembangan tersebut."

Baca Juga: Bagnaia dan Marc Marquez Ikut, Tapi 4 Pembalap Top Ducati Lainnya Absen di Ducati Week

Setelah pengumuman tersebut, tim VR46 merilis sebuah video yang memperlihatkan momen emosional saat Di Giannantonio menyampaikan keputusan penting ini kepada tim.

Tim milik Valentino Rossi tersebut sebelumnya sempat menjadi penyelamat karier Di Giannantonio di akhir musim MotoGP 2023, saat masa depannya di kelas utama terlihat sangat tidak pasti, meskipun ia sempat memenangi balapan Grand Prix di Qatar kala itu.

Berkat VR46, Di Giannantonio akhirnya berhasil mendapatkan kontrak langsung dari pabrikan Ducati untuk memperoleh motor spesifikasi pabrikan terbaru serta dukungan penuh dari mereka.

"Saya sangat bangga dengan pilihan ini," tambahnya mengenai keputusannya bergabung dengan KTM.

"Saya akan menjadi wajah dari sebuah perusahaan besar, dari sebuah pabrikan, dan memimpin sekelompok besar orang demi mengejar target utama, yaitu menjuarai kejuaraan dunia." tambahnya.

"Jadi, saya sangat senang dan bangga dengan pilihan saya. Ini bukan keputusan yang mudah, terutama secara personal, karena saya memiliki sekelompok orang yang luar biasa di kubu saya saat ini bersama tim VR46."

"Memang tidak mudah, tetapi ada kalanya Anda harus menentukan masa depan sendiri, dan saya rasa ini adalah langkah terbaik untuk karier profesional saya." tutupnya.