Jangan Dibeli! Bentuk Part Carbon Buat Motor Seperti Ini Tandanya Jelek

By Jumat, 10 Juli 2026 | 11:30 WIB

Bisa bikin ganteng Yamaha Aerox 155 pakai visor bahan carbon fiber. (Radityo Herdianto / GridOto.com)

GridOto.com - Saat ini di pasaran banyak sekali tersedia pilihan komponen carbon fiber untuk motor.

Selain desain dan harga yang ditawarkan berbeda, umumnya komponen carbon ini juga dibuat oleh pengrajin yang berbeda.

Tidak heran, banyak pemilik motor banyak yang bingung harus membeli yang mana karena tidak tahu apa ciri komponen carbon fiber yang bagus dengan yang jelek kualitasnya.

Biar ada gambaran, Septian Wijaya selaku pemilik bengkel spesialis carbon untuk komponen motor berlabel DCS Auto, memberikan penjelasan.

Menurut Septian, ada beberapa ciri yang bisa dilihat jika komponen carbon fiber untuk motor memiliki kualitas jelek.

Baca Juga: Tampil Lebih Sporty, Ini Pilihan Cover Body Carbon dari GMA Buat NMAX Connected

Body protector carbon fiber Yamaha Aerox 155 Connected (Istimewa)

"Pertama dari permukaan partnya. Kalau permukaannya muncul keriting berarti kualitasnya kurang bagus. Sebenarnya ini masalah yang paling sering muncul pada cover body carbon," ujar Septian yang workshopnya di Jl. Honoris Raya Blok RV-28, Kelapa Indah, Tangerang.

Keriting atau kerutan pada permukaan body carbon ini tidak muncul dengan sendirinya, ataupun muncul karena goresan.

Septian menyebut permukaan resin yang keriting terjadi karena proses pemberian resin yang tidak tepat.

Bisa dari campuran bahan kimia yang kurang pas, atau bisa juga metode pemberian resin yang dilakukan salah.

Itu yang sebabkan permukaan komponen carbon fiber menjadi muncul kerutan seperti keriting.

Baca Juga: Ini Sebabnya Part Carbon Motor Balap Lebih Mahal Dari Carbon Biasa

Lempengan Carbon Fiber yang Sudah Disatukan dengan Resin Epoxy (Radityo Herdianto / GridOto.com)

"Jadi keritingnya itu sama seperti keriting pada permukaan cat yang proses pengecatannya tidak tepat," tambahnya.

Menariknya lagi, permukaan yang keriting ini tidak langsung muncul setelah komponen berbahan carbon ini selesai dibuat.

"Keriting ini biasanya muncul di 2-7 hari setelah proses pemberian resin. Lebih dari itu kalau tidak muncul biasanya aman," yakinnya.

Selain mengganggu tampilan, komponen berbahan carbon yang alami keriting pada resinnya juga berisiko kurang awet.

Makanya, saat membeli komponen yang dibuat atau dilapis carbon fiber, perhatikan secara teliti permukaan resinnya.