Enggak Main-Main, Ini Target Penjualan BAIC Sampai Akhir Tahun 2026

By , Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:00 WIB

Dhani Yahya menjelaskan pertumbuhan penjualan mobil di Indonesia

GridOto.com - Debut pada April 2024, pabrikan asal China yakni BAIC terus tancap gas.

Dikenal dengan mobil SUV tangguh seperti BAIC BJ40 Plus, BAIC X55 II, BAIC BJ30 HEV dan terakhir baru saja meluncurkan mobil listrik bertenaga baterai BAIC T1.

Akselarasi kencang yang diberikan BAIC di bawah naungan PT JIO Distribusi Indonesia ini jelas mengumumkan target yang enggak main-main.

Klaim pencapaian sampai semester 1 tahun 2026 ini, BAIC sudah tumbuh sampai 91%.

"Sampai semester pertama 2026 ini, pertumbuhan BAIC sudah 91% dengan terjualnya ketiga model yang lebih dulu dipasarkan," buka Dhani Yahya, Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia pada saat peluncuran BAIC T1.

Mobil listrik BAIC T1

Baca Juga: Harga Mobil Listrik BAIC T1 yang Baru Meluncur di Indonesia Hari Ini

"Persentasenya BJ30 HEV 56%, BJ40 Plus 32%, dan X55 II 12%, total terjual 382 unit," jelasnya.

Target yang disasar BAIC sampai akhir tahun ini bisa menjual sampai 1.000 unit khususnya untuk varian BAIC T1.

Target market share BAIC juga mencapai 16% dengan optimis dibantu mobil listrik BAIC T1 di segmen medium hatchback.

Sebagaimana kita ketahui, segmen mobil listrik medium hatchback ini sudah dihuni oleh Wuling Binguo, MG 4 EV, Neta V-II,Vinfast VF6 dan BYD Dolphin.

BAIC kasih kisi-kisi harga jual BAIC T1 ini akan dibandrol Rp 300 jutaan

Baic BJ30 Hybrid AWD, tenaga besar sampai 400 dk tapi konsumsi bensinnya hemat. (Popo)

Baca Juga: BAIC Indonesia Tancap Gas di 2026, Mobil Listrik Murni Bakal Meluncur Tahun Ini

"Harga pastinya kita akan umumkan di GIIAS 2026 dan lagi kita datangkan unit untuk bisa test drive disana," beber Dhani.

Booking fee BAIC T1 ini juga hanya Rp 5 juta saja.