Kecelakaan Terpenggal Jadi Dua, Pajak McLaren 720S Andra ST Aktif Tapi Pakai Pelat Nomor Palsu

By , Kamis, 09 Juli 2026 | 15:00 WIB

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian Herlinanda tunjukan McLaren 720S Andra ST yang terpenggal jadi dua usai kecelakaan tunggal di Telukan, Grogol, Sukoharjo (Anang Maruf Bagus Yuniar/TribunSolo.com)

GridOto.com - Fakta baru terungkap dari McLaren 720S Coupe milik YouTuber Andra ST atau bernama asli Febrian Paundra Alditama (21).

Dari penelusuran Polisi, pajak dari supercar yang terpenggal jadi dua akibat kecelakaan tunggal di jalan raya Sukoharjo-Solo, Telukan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, (8/7/26) itu masih aktif.

Namun, kata Polisi, McLaren 720S berkelir oranye itu memakai pelat nomor palsu B 331.

Sedangkan pelat nomor aslinya ditemukan Polisi tersimpan di dalam kabin.

Fakta tersebut terungkap setelah Satlantas Polres Sukoharjo mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin mobil.

Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Doohan Octa Prasetya mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan supercar yang dikemudikan kreator konten Andra ST terdaftar dengan nomor polisi AD 124 ST, bukan B 331 seperti yang terpasang saat insiden.

"Nomor polisi B 331 itu setelah kita cek melalui sistem Electronic Registration and Identification (ERI) Korlantas ternyata di Jakarta bahwasanya itu bukan nomor identitas sesuai dengan mobil dari yang bersangkutan," ujar Doohan saat dihubungi, (9/7/26) melansir Kompas.com.

"Jadi, itu mobil lain yang di Jakarta. Jadi pelat palsu," tambahnya.

Setelah identitas kendaraan dipastikan melalui nomor rangka dan nomor mesin, polisi menemukan pelat nomor asli AD 124 ST berada di dalam McLaren 720S tersebut.

Pelat itu tidak dipasang saat mobil mengalami kecelakaan.

Baca Juga: YouTuber Andra ST dan Robby Pantjoro Kecelakaan, McLaren 720S Coupe Terpenggal Jadi Dua di Grogol Sukoharjo

Kondisi McLaren 720S Andra ST alias Febrian Paundra Alditama (21) yang terpenggal jadi dua usai kecelakaan tunggal di Telukan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Kini diamankan di Satlantas Polres Sukoharjo (Anang Maruf Bagus Yuniar/TribunSolo.com)

Menurut Doohan, STNK kendaraan juga telah diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

"Tidak dipasang. Ya, saya kurang tahu motifnya apa dan apa tujuannya, tapi yang jelas. STNK-nya sudah kita amankan STNK-nya," ucap Doohan.

Ia menjelaskan, STNK kendaraan tercatat atas nama Febrian Paundra Alditama (21) alias Andra ST dengan nomor polisi AD 124 ST.

Meski menggunakan pelat nomor palsu, status administrasi kendaraan dipastikan masih aktif.

Doohan menyebut, STNK McLaren tersebut baru diterbitkan pada 6 Juli 2026 dan telah terdaftar di Samsat Sukoharjo.

"Diterbitkan tanggal 6 Juli 2026. Sudah, ya, 6 Juli 2026 terdaftar registrasi di Samsat Sukoharjo. Cetakannya 6 Juli 2026," jelas Doohan.

Meski begitu, polisi belum mengetahui alasan pemilik maupun pengemudi tidak memasang pelat nomor asli pada kendaraan tersebut.

Dugaan modus penggunaan pelat palsu kini masih didalami.

Penyelidikan juga mencakup pendataan kerugian yang ditimbulkan akibat kecelakaan.

Selain kerusakan parah pada McLaren, benturan juga merusak sejumlah fasilitas umum, mulai dari pagar, tiang telepon, tiang listrik, hingga pintu kaca Indomaret.

Baca Juga: Awal Petaka Lamborghini Revuelto Remuk di Tol Jombang, Melampaui Batas Ini

McLaren 720S Coupe milik Andra ST atau Paundra Alditama kecelakaan tunggal di Jalan Telukan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah (TribunSolo.com/Istimewa)

Polisi turut memastikan hanya ada dua orang di dalam mobil ketika kecelakaan terjadi, yakni Andra ST sebagai pengemudi dan Robby Adek Pantjoro (21), warga Jakarta Timur, sebagai penumpang.

"Oh, tidak (lebih dari dua). Kalau kalau penumpangnya itu satu mobil dua (orang)," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, dua YouTuber bernama Andra ST atau bernama asli Febrian Paundra Alditama (21) dan Robby Adek Pantjoro (21), warga Jakarta Timur mengalami kecelakaan tunggal saat mengemudikan McLaren 720S Coupe di Jalan Raya Sukoharjo-Solo, kelurahan Telukan, kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, (8/7/26) sekitar pukul 01:45 WIB.

Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Doohan Octa Prasetya melalui Kanit Gakkum Satlantas, Iptu Ardian Herlinanda, menjelaskan berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan bermula saat McLaren 720S melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Sukoharjo-Solo.

"Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang konsentrasi saat berkendara sehingga kendaraan oleng ke kiri. Mobil kemudian menabrak pagar, tiang telepon, dan tiang listrik," kata Ardian, (8/7/26) mengutip TribunSolo.com.

Benturan keras mengakibatkan bodi supercar terbelah menjadi dua.

Bagian depan terus meluncur ke sisi kanan jalan hingga menabrak pembatas jalan, kemudian kembali oleng ke kiri dan berhenti di atas trotoar.

Tidak hanya itu, aki juga terlempar hingga menghantam pintu kaca sebuah minimarket di sekitar lokasi sehingga menyebabkan kaca bangunan pecah.

"Akibat kejadian tersebut, kendaraan mengalami kerusakan berat, pagar Rumah Makan Pak Cipto rusak, satu tiang listrik patah, serta pintu kaca Indomaret pecah," jelasnya.

Dua orang yang berada di dalam supercar tersebu mengalami luka ringan dan dilarikan ke RS Indriati Solo Baru untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga: Pengemudi Lamborghini Revuelto Hijau Stabilo Tragedi Tol Jombang Terungkap, Ini Sosoknya

Kondisi McLaren 720S Andra ST yang terpenggal jadi dua akibat kecelakaan tunggal di Telukan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah (Istimewa)

Pengemudi diketahui bernama Febrian Paundra Alditama (21) atau dikenal dengan sebutan Andra ST seorang konten kreator, warga Dukuh Ngemul, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo.

Ia mengalami luka lecet pada dahi, pipi kanan bengkak, nyeri pada kedua tangan, serta nyeri pada kaki kiri.

Saat ini korban dalam kondisi sadar dan menjalani perawatan di RS Indriati Solo Baru.

Sementara penumpangnya, Robby Adel Pantjoro (21) yang juga seorang konten kreator, warga Duren Sawit, Jakarta Timur, mengalami nyeri pada dada disertai lebam, lecet di dahi kanan, serta pendarahan pada telinga kiri.

Korban juga dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

Polisi memastikan tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Namun, insiden itu menyebabkan kerugian materiil berupa kerusakan berat pada mobil McLaren 720S, pagar Rumah Makan Pak Cipto, tiang listrik PLN, serta pintu kaca Indomaret.