Menurut Rifat, hilangnya axle membuat kabin lebih senyap dan tenaga mesin yang disalurkan ke roda pun lebih maksimal.
"Misal mobil mesin bertenaga 100 hp, jika mobil penggerak roda belakang, total tenaga yang dikeluarkan ke roda akan terpangkas 35 persen. Jika mobil FWD pasti ada tapi tidak besar," jelas Rifat.
Bukan hanya itu, mobil berpenggerak roda depan juga unggul saat traksi atau gaya gesek ban mobil dan permukaan jalan terutama ketika hujan.
Gaya gesek lebih aman karena roda depan yang menarik roda belakang. Berat mesin mobil yang berada di depan dapat membantu traksi lebih aman.
Jadi, tidak benar bila mobil dengan sistem penggerak roda depan seperti Mitsubishi Xpander dan juga Xpander Cross dianggap kurang bisa diandalkan khususnya di jalan yang licin.
Justru dengan menganut sistem penggerak roda depan, keunggulannya ada pada traksi mobil di jalanan licin terutama pada saat hujan.
Traksi mobil FWD diketahui akan lebih bagus pada jalan kondisi yang licin.
Hal ini dikarenakan, roda depan bertugas untuk menarik mobil, bukan mendorong seperti mobil dengan penggerak RWD.
Baca Juga: Faktor Ini Jadikan Mitsubishi Xpander Cross Raih The Best Small SUV 7-Seater OTOMOTIF Award 2026
Selain itu, berat mesin mobil yang berada di depan, lebih memberikan rigid pada roda, sehingga membantu traksi di saat kondisi hujan maupun jalan yang licin.
Pada contoh Xpander, transmisi otomatis-nya telah dilengkapi dengan pilihan selector '2 & L'. Posisi ini untuk memberikan tenaga ekstra ketika mengendarai di bukit yang curam, juga untuk pengereman mesin ketika berada di jalan yang agak curam.
Selain itu baik Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross pun sudah dilengkapi dengan fitur-fitur canggih yang mendukung kenyamanan di jalan raya.