GridOto.com- Pengemudi yang baru pertama kali mencoba mobil berteknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV) mungkin akan merasa putaran mesin terdengar berbeda dibanding mobil bensin biasa.
Pada Deepal S05 REEV, putaran mesin tidak selalu mengikuti injakan pedal gas karena mesin memiliki fungsi yang berbeda.
Technical Sales Changan Indonesia, Dwi Setioko, menjelaskan mesin bensin pada sistem REEV hanya bertugas menghasilkan energi listrik.
"Kalau di REEV ini kita enggak akan melihat RPM mesin naik turun seperti mobil bensin biasa, karena tugasnya hanya menyuplai listrik ke baterai," ujar Dwi saat berbincang santai dengan GridOto.
Baca Juga: Changan Gelar Pop-Up Exhibition Deepal S05, Ini Tiga Lokasinya
Energi listrik yang dihasilkan mesin kemudian disimpan di baterai sebelum diteruskan ke motor listrik sebagai penggerak kendaraan.
Karena tidak terhubung langsung dengan roda, putaran mesin akan bekerja pada rentang yang dianggap paling efisien.
"Jadi dia lebih konstan kerjanya, enggak meraung-raung mengikuti pedal gas," jelasnya.
Karakter tersebut juga membuat getaran maupun suara mesin terasa berbeda dibanding mobil bermesin konvensional.
Baca Juga: Intip Detail Changan Deepal S05 REEV, Bisa Dibedakan Lewat Ini
Pengemudi pun akan lebih sering merasakan sensasi layaknya mengendarai mobil listrik murni.
"Getaran sama suara mesinnya juga berbeda karena memang fungsi mesinnya bukan buat langsung menggerakkan mobil," kata Dwi.
Melalui konsep tersebut, sistem REEV mampu menjaga efisiensi kerja mesin sekaligus tetap memberikan suplai listrik ketika kapasitas baterai mulai berkurang.